Kemenpera-PLN siapkan pembangunan rusun di empat kota
Kamis, 08 November 2012 - 13:51 WIB
Kemenpera-PLN siapkan pembangunan rusun di empat kota
A
A
A
Sindonews - Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) menjalin kerjasama dengan PT PLN (Persero)melalui program pembangunan rumah susun (rusun) umum milikdi kawasan perkotaan.
Setidaknya ada sekitar empat kota besar di Indonesia yang akan menjadi lokasi pembangunan rusun tersebut, yakni Jakarta, Semarang, Bandung dan Surabaya.
“Kami akan terus melakukan kerjasama dengan berbagai pihaksepertiBUMN maupun Kementerian lain guna memanfaatkan tanah-tanah yang mereka miliki untuk dibangun menjadi rusun. Kali ini PLN telah bersedia menyediakan tanahnya untuk pembangunan rusun baik untuk karyawannya serta masyarakat umum,” kata Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz kepada sejumlah wartawan usai menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT PLN di Kantor Kemenpera, Jakarta, Kamis (8/11/2012).
Kerja sama antara Kemenpera dan PT PLN tersebut meliputi pemanfaatan tanah milik PT PLN untuk pembangunan rusun umum milik bagi karyawan PT PLN dan masyarakat umum di kawasan perkotaan.
Menurut Djan, peruntukkan Rusun yangakan dibangun oleh PT PLN tersebut adalah untuk para karyawan serta masyarakat umum khususnyabagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang belum memiliki rumah. Sedangkan untuk pembiayaan konstruksinya akan dibantu oleh bank.
PT PLN dalam kerjasama ini akan menyediakan tanahnya yang berada di daerah Karet seluas 5.000 meter persegi. “Rencananya akan dibangun sebanyak tiga tower di atas lahan PT PLN di daerah Karet. Setiap tower setidaknya ada 24 lantai dan masing-masing lantai berisi sekitar 10 unit. Luas bangunannya adalah 36 meter persegi,” terangnya.
Kemenpera, imbuhnya, akan membantu PT PLN dalam program pembiayaan perumahan, perizinan, pemberian insentif seperti pembebasan IMB. Para karyawan serta masyarakat umum nantinya juga bisa mengangsur rusun tersebut melalui program KPR FLPP yang dilaksanakan oleh Kemenpera bersama sejumlah bank penyalur dana FLPP.
“Kami berharap langkah yang diambil PT PLN dalam peyediaan rumah di kawasan perkotaan melalui pembangunan rusun ini akan diikuti oleh BUMN lainnya. Kami juga berharap dukungan dari Gubernur DKI, khususnya dalam hal perizinan agar program rusun ini bisa dilaksanakan dengan baik,” harapnya.
Sementara itu, Dirut PT PLN Nur Pamudji mengungkapkan, adanya kerjasama dengan Kemenpera dalam pembangunan rusun untuk karyawan dan masyarakat merupakan terobosan baru dan cita-cita lama yang akhirnya terlaksana. PT PLN ke depan akan terus berupaya memanfaatkan lahan-lahan yang ada di kawasan perkotaan untuk rusun.
Nur Pamudji menjelaskan lokasi lahan tersebut berada di sekitar pemakaman Karet. Saat ini lahan tersebut hanyalah lahan kosong dan hanya ditumbuhi rerumputan dan tanaman liar serta dipagari saja.
Karyawan yang akan menempati rusun tersebut nantinya difokuskan untuk para karyawan baru PT PLNyang kebanyakan belum memiliki rumah ataupun mereka yang saat ini tinggal jauh dari tempat kerjanya. Apabila mereka dapat tinggal di rusun tersebut diharapkan bisa mengurangi mobilitas kerja para karyawan sehingga kinerjanya dapat lebih ditingkatkan.
“Lahan milik PT PLNyang berada di daerah Karet, Jakarta tersebut telah dipersiapkan untuk menjadi rusun sejak lima tahun laludan akan menjadi proyek percontohan untuk daerah-daerah lainnya. Selain itukami juga telah menyediakanlahan milik PT PLN di tiga kota besar lainnyayakni Semarang, Bandung dan Surabaya yang akan dibangun untuk Rusun,” ujar dia.
Setidaknya ada sekitar empat kota besar di Indonesia yang akan menjadi lokasi pembangunan rusun tersebut, yakni Jakarta, Semarang, Bandung dan Surabaya.
“Kami akan terus melakukan kerjasama dengan berbagai pihaksepertiBUMN maupun Kementerian lain guna memanfaatkan tanah-tanah yang mereka miliki untuk dibangun menjadi rusun. Kali ini PLN telah bersedia menyediakan tanahnya untuk pembangunan rusun baik untuk karyawannya serta masyarakat umum,” kata Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz kepada sejumlah wartawan usai menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT PLN di Kantor Kemenpera, Jakarta, Kamis (8/11/2012).
Kerja sama antara Kemenpera dan PT PLN tersebut meliputi pemanfaatan tanah milik PT PLN untuk pembangunan rusun umum milik bagi karyawan PT PLN dan masyarakat umum di kawasan perkotaan.
Menurut Djan, peruntukkan Rusun yangakan dibangun oleh PT PLN tersebut adalah untuk para karyawan serta masyarakat umum khususnyabagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang belum memiliki rumah. Sedangkan untuk pembiayaan konstruksinya akan dibantu oleh bank.
PT PLN dalam kerjasama ini akan menyediakan tanahnya yang berada di daerah Karet seluas 5.000 meter persegi. “Rencananya akan dibangun sebanyak tiga tower di atas lahan PT PLN di daerah Karet. Setiap tower setidaknya ada 24 lantai dan masing-masing lantai berisi sekitar 10 unit. Luas bangunannya adalah 36 meter persegi,” terangnya.
Kemenpera, imbuhnya, akan membantu PT PLN dalam program pembiayaan perumahan, perizinan, pemberian insentif seperti pembebasan IMB. Para karyawan serta masyarakat umum nantinya juga bisa mengangsur rusun tersebut melalui program KPR FLPP yang dilaksanakan oleh Kemenpera bersama sejumlah bank penyalur dana FLPP.
“Kami berharap langkah yang diambil PT PLN dalam peyediaan rumah di kawasan perkotaan melalui pembangunan rusun ini akan diikuti oleh BUMN lainnya. Kami juga berharap dukungan dari Gubernur DKI, khususnya dalam hal perizinan agar program rusun ini bisa dilaksanakan dengan baik,” harapnya.
Sementara itu, Dirut PT PLN Nur Pamudji mengungkapkan, adanya kerjasama dengan Kemenpera dalam pembangunan rusun untuk karyawan dan masyarakat merupakan terobosan baru dan cita-cita lama yang akhirnya terlaksana. PT PLN ke depan akan terus berupaya memanfaatkan lahan-lahan yang ada di kawasan perkotaan untuk rusun.
Nur Pamudji menjelaskan lokasi lahan tersebut berada di sekitar pemakaman Karet. Saat ini lahan tersebut hanyalah lahan kosong dan hanya ditumbuhi rerumputan dan tanaman liar serta dipagari saja.
Karyawan yang akan menempati rusun tersebut nantinya difokuskan untuk para karyawan baru PT PLNyang kebanyakan belum memiliki rumah ataupun mereka yang saat ini tinggal jauh dari tempat kerjanya. Apabila mereka dapat tinggal di rusun tersebut diharapkan bisa mengurangi mobilitas kerja para karyawan sehingga kinerjanya dapat lebih ditingkatkan.
“Lahan milik PT PLNyang berada di daerah Karet, Jakarta tersebut telah dipersiapkan untuk menjadi rusun sejak lima tahun laludan akan menjadi proyek percontohan untuk daerah-daerah lainnya. Selain itukami juga telah menyediakanlahan milik PT PLN di tiga kota besar lainnyayakni Semarang, Bandung dan Surabaya yang akan dibangun untuk Rusun,” ujar dia.
(rna)
Lihat Juga :