Stakeholders infrastruktur bahas pembangunan nasional
Selasa, 13 November 2012 - 13:02 WIB
Stakeholders infrastruktur bahas pembangunan nasional
A
A
A
Sindonews.com - Sejumlah pemangku kepentingan (stakeholders) dalam pembangunan infrastrutur di Tanah Air akan mengadakan pertemuan dalam bentuk dialog secara langsung untuk mengkritisi tantangan dan permasalahan bidang infrastruktur nasional.
Conference Leader, Bernardus Djonoputro, mengatakan tidak kurang dari 200 pelaku, profesional dan pimpinan industri infrastruktur akan berdialog secara intensif. Mereka datang dari beragam kalangan di bidang infrastruktur termasuk pelaku infrastruktur dari sektor jalan tol, pelabuhan, pengelolaan air bersih dan listrik serta energi.
“Kami harapkan para narasumber akan berbicara secara gamblang dan terbuka dalam forum interaktif ini. Kita akan membahas bagaimana kritisnya pelaksanaan public private partnership (PPP) di Indonesia, serta merumuskan inovasi dan pemikiran-pemikiran baru guna mempercepat pembangunan dan menjadi masukan bagi pemerintah,” ujar Bernardus dalam keterangan rilisnya di Jakarta, Selasa (13/11/2012).
Nantinya, para pemangku kepentingan tersebut akan membahas langkah-langkah inovatif untuk percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia melalui konferensi Infrastructure Leaders Forum 2012 (ILF), di Four Seasons Hotel Jakarta pada tanggal 22 November mendatang.
Forum yang digagas para stakeholder infrastruktur ini akan mengeluarkan pernyataan sikap dan analisis penting sebagai masukan bagi pemerintah dalam usaha percepatan pembangunan infrastruktur.
Para peserta forum antara lain dari IFC (International Finance Corporation), Rajawali Corporation, para pemegang konsesi PPP seperti Thiess, Nusantara Infrastructure; dan dari sektor perbankan; selain juga institusi internasional seperti Austrade, Everything Infrastructure, serta dari kalangan media nasional.
Forum ILF 2012 ini akan mengundang Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Kepala BKPM M. Chatib Basri, Senior Trade Commissioner Austrade Kim Hewett, selain menghadirkan para ahli dan tokoh-tokoh infrastruktur.
Conference Leader, Bernardus Djonoputro, mengatakan tidak kurang dari 200 pelaku, profesional dan pimpinan industri infrastruktur akan berdialog secara intensif. Mereka datang dari beragam kalangan di bidang infrastruktur termasuk pelaku infrastruktur dari sektor jalan tol, pelabuhan, pengelolaan air bersih dan listrik serta energi.
“Kami harapkan para narasumber akan berbicara secara gamblang dan terbuka dalam forum interaktif ini. Kita akan membahas bagaimana kritisnya pelaksanaan public private partnership (PPP) di Indonesia, serta merumuskan inovasi dan pemikiran-pemikiran baru guna mempercepat pembangunan dan menjadi masukan bagi pemerintah,” ujar Bernardus dalam keterangan rilisnya di Jakarta, Selasa (13/11/2012).
Nantinya, para pemangku kepentingan tersebut akan membahas langkah-langkah inovatif untuk percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia melalui konferensi Infrastructure Leaders Forum 2012 (ILF), di Four Seasons Hotel Jakarta pada tanggal 22 November mendatang.
Forum yang digagas para stakeholder infrastruktur ini akan mengeluarkan pernyataan sikap dan analisis penting sebagai masukan bagi pemerintah dalam usaha percepatan pembangunan infrastruktur.
Para peserta forum antara lain dari IFC (International Finance Corporation), Rajawali Corporation, para pemegang konsesi PPP seperti Thiess, Nusantara Infrastructure; dan dari sektor perbankan; selain juga institusi internasional seperti Austrade, Everything Infrastructure, serta dari kalangan media nasional.
Forum ILF 2012 ini akan mengundang Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Kepala BKPM M. Chatib Basri, Senior Trade Commissioner Austrade Kim Hewett, selain menghadirkan para ahli dan tokoh-tokoh infrastruktur.
(rna)
Lihat Juga :