Bayar utang MRT, Jokowi ngemis ke Hatta Rajasa
Rabu, 05 Desember 2012 - 17:50 WIB
Bayar utang MRT, Jokowi ngemis ke Hatta Rajasa
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengakui telah melapor ke Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Hatta Rajasa terkait pembagian pengembalian utang terhadap pihak Jepang menyangkut megaproyek Mass Rapid Transit (MRT).
Pria yang akrab disapa Jokowi ini menginginkan pembagian pengembalian kepada pihak Jepang sebesar 70 persen (pemerintah pusat), 30 persen (Pemprov DKI).
"Belum, tadi kita sudah melapor ke Pak Menko, ke Pak Hatta sudah lapor. Nanti dua-tiga hari akan diundang untuk menyelesaikan masalah," kata Jokowi di hotel Pullman, Jakarta Barat, Rabu (5/12/2012).
Diketahui pula nantinya tidak hanya Pemprov yang akan dipanggil terkait persoalan MRT. Pihak-pihak terkait nantinya juga akan dipanggil untuk membicarakan hal ini.
"Tapi tidak hanya saya. Dari kementerian Keuangan, Kemenhub, yang berhubungan dengan MRT akan diundang. Supaya bisa segera diputuskan," jelas Jokowi.
Sedangkan Jokowi sendiri mengakui pihaknya siap untuk memberikan subsidi terkait harga tiket MRT. "Ini bukan kemampuan Pemprov, bukan. Ini masalah tiket yang nanti ditanggung oleh masyarakat. Dan subsidi tiket oleh Pemprov. Tapi kita siap-siap saja. Subsidi kita siap. Tapi berapa dulu?" ujarnya.
Di sisi lain, mantan Walikota Solo ini enggan menanggapi permasalahan apakah jalur MRT nanti akan dibangun layang atau subway. "Wong kita bicara itu (pembagian pengembalian) saja belum ketemu jurusnya. Kalau jurusnya iya, baru tekniknya saya masuk," tukas Jokowi.
Pria yang akrab disapa Jokowi ini menginginkan pembagian pengembalian kepada pihak Jepang sebesar 70 persen (pemerintah pusat), 30 persen (Pemprov DKI).
"Belum, tadi kita sudah melapor ke Pak Menko, ke Pak Hatta sudah lapor. Nanti dua-tiga hari akan diundang untuk menyelesaikan masalah," kata Jokowi di hotel Pullman, Jakarta Barat, Rabu (5/12/2012).
Diketahui pula nantinya tidak hanya Pemprov yang akan dipanggil terkait persoalan MRT. Pihak-pihak terkait nantinya juga akan dipanggil untuk membicarakan hal ini.
"Tapi tidak hanya saya. Dari kementerian Keuangan, Kemenhub, yang berhubungan dengan MRT akan diundang. Supaya bisa segera diputuskan," jelas Jokowi.
Sedangkan Jokowi sendiri mengakui pihaknya siap untuk memberikan subsidi terkait harga tiket MRT. "Ini bukan kemampuan Pemprov, bukan. Ini masalah tiket yang nanti ditanggung oleh masyarakat. Dan subsidi tiket oleh Pemprov. Tapi kita siap-siap saja. Subsidi kita siap. Tapi berapa dulu?" ujarnya.
Di sisi lain, mantan Walikota Solo ini enggan menanggapi permasalahan apakah jalur MRT nanti akan dibangun layang atau subway. "Wong kita bicara itu (pembagian pengembalian) saja belum ketemu jurusnya. Kalau jurusnya iya, baru tekniknya saya masuk," tukas Jokowi.
(gpr)
Lihat Juga :