BKSL patok pendapatan naik jadi Rp730 M
Jum'at, 07 Desember 2012 - 15:00 WIB
BKSL patok pendapatan naik jadi Rp730 M
A
A
A
Sindonews.com - PT Sentul City Tbk (BKSL) menargetkan peningkatan pendapatan menjadi Rp720 miliar atau meningkat sebesar 20 persen dari target awal yang dipatok sebesar Rp600 miliar.
Corporate Communication BKSL, Nidia Ichsan menerangkan, peningkatan tersebut sedianya merupakan dampak positif dari tingginya animo masyarakat terhadap produk perumahaan sepanjang tahun ini.
"Produk kami seperti perumahan Viridis Montis, Green Valley, Herbiture, dan RiverView melebihi ekspektasi kami. Jadi kami proyeksikan naik target penjualan tahun ini, karena minat konsumen terhadap produk tersebut baik," terang Nidia di Ritz Carlton Pasific Place, Jakarta, Kamis 6 Desember 2012 malam.
Kunci dari tingginya permintaan konsumen akan produk properti yang dikembangkan BKSL, kata dia, ditopang oleh keunggulan produk itu sendiri, baik dari suasana dan lokasi hunian.
"Tahun ini, benar-benar tahun yang gemilang buat kami, oleh karena itu saya beharap pada tahun-tahun mendatang kinerja bisa lebih baik lagi. Melihat peluang yang ada kami menargetkan penjualan tahun depan naik 38,89 persen menjadi Rp1 triliun dari target tahun ini sebesar Rp720 miliar," tutup dia.
Corporate Communication BKSL, Nidia Ichsan menerangkan, peningkatan tersebut sedianya merupakan dampak positif dari tingginya animo masyarakat terhadap produk perumahaan sepanjang tahun ini.
"Produk kami seperti perumahan Viridis Montis, Green Valley, Herbiture, dan RiverView melebihi ekspektasi kami. Jadi kami proyeksikan naik target penjualan tahun ini, karena minat konsumen terhadap produk tersebut baik," terang Nidia di Ritz Carlton Pasific Place, Jakarta, Kamis 6 Desember 2012 malam.
Kunci dari tingginya permintaan konsumen akan produk properti yang dikembangkan BKSL, kata dia, ditopang oleh keunggulan produk itu sendiri, baik dari suasana dan lokasi hunian.
"Tahun ini, benar-benar tahun yang gemilang buat kami, oleh karena itu saya beharap pada tahun-tahun mendatang kinerja bisa lebih baik lagi. Melihat peluang yang ada kami menargetkan penjualan tahun depan naik 38,89 persen menjadi Rp1 triliun dari target tahun ini sebesar Rp720 miliar," tutup dia.
(gpr)
Lihat Juga :