Kembangkan inovasi teknologi, SMGR hemat Rp300 M/tahun
Minggu, 09 Desember 2012 - 15:40 WIB
Kembangkan inovasi teknologi, SMGR hemat Rp300 M/tahun
A
A
A
Sindonews.com - PT Semen Gresik (persero) Tbk (SMGR) mengungkapkan telah melakukan efisiensi dari hasil pengembangan inovasi teknologi hingga mencapai Rp300 miliar per tahun. Selain itu, inovasi teknologi yang dikembangakan perseroan juga kerap mendapat penghargaan yang bergengsi.
Teknologi yang dikembangkan oleh SG hingga berbuah penghargaan tersebut adalah Konservasi Energi dan Teknologi Penurunan Emisi Gas CO2 Melalui Pemanfaatan Biomass dan Limbah B3 sebagai Bahan Bakar Alternatif. Penghargaan Rintisan Teknologi 2012 ini melanjutkan sukses SMGR yang pada tahun sebelumnya juga meraih penghargaan yang sama.
”Dari inovasi teknologi tersebut, perseroan berhasil menghasilkan efisiensi sekitar Rp300 miliar per tahun. Ini menjadi bukti bahwa perhatian khusus ke teknologi tidak akan membebani perusahaan dengan bermacam-macam biaya, tapi justru menghasilkan efisiensi,” kata Direktur Utama SMGR Dwi Soetjipto dalam keterangan tertulisnya, Minggu (9/12/2012).
Dwi mengatakan, Industri semen mempunyai karakteristik padat teknologi, sehingga mengharuskan pemain di industri ini untuk selalu mengembangkan inovasi teknologi. ”Teknologi unggul akan mampu mengefisienkan perusahaan sekaligus mengoptimalkan kinerja.” kata Dwi.
Dwi menggaris bawahi, pengembangan teknologi yang dilakukan oleh SG dilakukan dengan prinsip ”low cost high impact”. Pengembangan teknologi tidak selalu berhubungan dengan pengadaan atau pembelian mesin-mesin.
”Pengembangan teknologi bukan berarti ”shopping list”. Justru teknologi harus berperan menghemat biaya perusahaan. Contoh sederhana dalam hal optimalisasi energi alternatif yang sudah dalam beberapa tahun terakhir ini dikembangkan perseroan,” ujar Dwi.
Seperti diketahui, SMGR menutup tahun 2012 ini dengan dua penghargaan penting dan bergengsi. Rintisan Teknologi dan Industri Hijau dari Kemetrian Perindustrian serta Proper Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono kepada Dirut SMGR Dwi Soetjipto di Istana Negara, Kamis (7/12/12) pekan lalu.
”Kerja keras kami berbuah manis, dan ini untuk semua karyawan Semen Gresik yang tidak lelah bekerja dan berinovasi,” kata Dwi Sutjipto kepada wartawan Sabtu lalu.
Teknologi yang dikembangkan oleh SG hingga berbuah penghargaan tersebut adalah Konservasi Energi dan Teknologi Penurunan Emisi Gas CO2 Melalui Pemanfaatan Biomass dan Limbah B3 sebagai Bahan Bakar Alternatif. Penghargaan Rintisan Teknologi 2012 ini melanjutkan sukses SMGR yang pada tahun sebelumnya juga meraih penghargaan yang sama.
”Dari inovasi teknologi tersebut, perseroan berhasil menghasilkan efisiensi sekitar Rp300 miliar per tahun. Ini menjadi bukti bahwa perhatian khusus ke teknologi tidak akan membebani perusahaan dengan bermacam-macam biaya, tapi justru menghasilkan efisiensi,” kata Direktur Utama SMGR Dwi Soetjipto dalam keterangan tertulisnya, Minggu (9/12/2012).
Dwi mengatakan, Industri semen mempunyai karakteristik padat teknologi, sehingga mengharuskan pemain di industri ini untuk selalu mengembangkan inovasi teknologi. ”Teknologi unggul akan mampu mengefisienkan perusahaan sekaligus mengoptimalkan kinerja.” kata Dwi.
Dwi menggaris bawahi, pengembangan teknologi yang dilakukan oleh SG dilakukan dengan prinsip ”low cost high impact”. Pengembangan teknologi tidak selalu berhubungan dengan pengadaan atau pembelian mesin-mesin.
”Pengembangan teknologi bukan berarti ”shopping list”. Justru teknologi harus berperan menghemat biaya perusahaan. Contoh sederhana dalam hal optimalisasi energi alternatif yang sudah dalam beberapa tahun terakhir ini dikembangkan perseroan,” ujar Dwi.
Seperti diketahui, SMGR menutup tahun 2012 ini dengan dua penghargaan penting dan bergengsi. Rintisan Teknologi dan Industri Hijau dari Kemetrian Perindustrian serta Proper Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono kepada Dirut SMGR Dwi Soetjipto di Istana Negara, Kamis (7/12/12) pekan lalu.
”Kerja keras kami berbuah manis, dan ini untuk semua karyawan Semen Gresik yang tidak lelah bekerja dan berinovasi,” kata Dwi Sutjipto kepada wartawan Sabtu lalu.
(gpr)
Lihat Juga :