Maret 2013, jalan non-tol ke Bandara Kuala Namu rampung
Senin, 10 Desember 2012 - 14:46 WIB
Maret 2013, jalan non-tol ke Bandara Kuala Namu rampung
A
A
A
Sindonews.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan, pembangunan jalan akses non-tol menuju Bandara Kuala Namu, Medan, Sumatera Utara, rampung pada Maret 2013. Untuk tahap awal, jalan sepanjang 13,5 kilometer (km) yang dilengkapi jembatan layang (elevated) 1,5 km tersebut dibangun dua lajur, namun akan dikembangkan jadi enam lajur pada tahun 2013 mendatang.
Hal tersebut disampaikan Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah I Wijaya Seta saat mendampingi Kunjungan Kerja Komisi V DPR-RI ke Bandara Kuala Namu pada akhir pekan lalu. Kunjungan yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi V DPR RI Nursyirwan Soejono bertujuan mengetahui kesiapan Bandara tersebut, yang rencananya akan dioperasikan dalam empat bulan kedepan.
“Kita rencanakan, jalan ini empat lajur dua arah, nanti akan dikembangkan jadi enam lajur. Yang baru, kita bangun dua lajur untuk dua arah, direncanakan selesai pada bulan Maret 2013,” kata Wijaya Seta dalam keterangan rilisnya di Jakarta, Senin (10/12/2012).
Lebih lanjut dia menjelaskan, saat ini masih ada 300 meter lahan yang belum dibebaskan. Panitia Pembebasan Tanah (P2T) tengah melakukan penghitungan nilai aset masyarakat pemilik tanah tersebut. Apabila kendala pembebasan tanah tersebut teratasi pada bulan ini, Seta yakin konstruksi jalan nontol itu akan selesai dalam dua bulan.
Jalan akses tersebut juga memiliki jalan layang (fly over) sepanjang 1,5 km. Dengan adanya jalan layang itu, akan memudahkan akses masyarakat dari daerah Lubuk Pakam dan Deli Serdang menuju Bandara.
Sementara itu, Ketua Kunjungan Komisi V DPR-RI Nursyirwan optimistis target pengoperasian Bandara baru Medan tersebut akan terlaksana.
“Saya melihat dari kesungguhan pemerintah daerah (pemda) optimis bisa diselesaikan, tugas fungsinya masing-masing sudah diketahui, pemda bertugas apa, pemerintah pusat apa, Angkasa Pura II apa. Semua lembaga-lembaga ini sudah mengetahui apa yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya,” sebutnya.
Hal tersebut disampaikan Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah I Wijaya Seta saat mendampingi Kunjungan Kerja Komisi V DPR-RI ke Bandara Kuala Namu pada akhir pekan lalu. Kunjungan yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi V DPR RI Nursyirwan Soejono bertujuan mengetahui kesiapan Bandara tersebut, yang rencananya akan dioperasikan dalam empat bulan kedepan.
“Kita rencanakan, jalan ini empat lajur dua arah, nanti akan dikembangkan jadi enam lajur. Yang baru, kita bangun dua lajur untuk dua arah, direncanakan selesai pada bulan Maret 2013,” kata Wijaya Seta dalam keterangan rilisnya di Jakarta, Senin (10/12/2012).
Lebih lanjut dia menjelaskan, saat ini masih ada 300 meter lahan yang belum dibebaskan. Panitia Pembebasan Tanah (P2T) tengah melakukan penghitungan nilai aset masyarakat pemilik tanah tersebut. Apabila kendala pembebasan tanah tersebut teratasi pada bulan ini, Seta yakin konstruksi jalan nontol itu akan selesai dalam dua bulan.
Jalan akses tersebut juga memiliki jalan layang (fly over) sepanjang 1,5 km. Dengan adanya jalan layang itu, akan memudahkan akses masyarakat dari daerah Lubuk Pakam dan Deli Serdang menuju Bandara.
Sementara itu, Ketua Kunjungan Komisi V DPR-RI Nursyirwan optimistis target pengoperasian Bandara baru Medan tersebut akan terlaksana.
“Saya melihat dari kesungguhan pemerintah daerah (pemda) optimis bisa diselesaikan, tugas fungsinya masing-masing sudah diketahui, pemda bertugas apa, pemerintah pusat apa, Angkasa Pura II apa. Semua lembaga-lembaga ini sudah mengetahui apa yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya,” sebutnya.
(rna)
Lihat Juga :