SPBG Pertamina beroperasi
Selasa, 11 Desember 2012 - 08:39 WIB
SPBG Pertamina beroperasi
A
A
A
Sindonews.com - Setelah diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 6 Desember 2012, stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG) Coco Pertamina Daan Mogot mulai beroperasi dan melakukan pengisian perdana.
Pengoperasian SPBG Coco Daan Mogot ditandai dengan pengisian perdana bahan bakar ramah lingkungan tersebut oleh Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan pada bus Trans Jakarta, Senin malam (10/12). Diharapkan, SPBG ini akan dapat memenuhi kebutuhan bahan bakar gas (BBG) berbagai kendaraan umum maupun kendaraan pribadi.
“Saya harap SPBG ini dapat memberikan pelayanan secara maksimal kepada untuk memenuhi kebutuhan BBG untuk bus transjakarta, angkot, taksi, bajaj, dan kendaraan pribadi,” tutur Karen Agustiawan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (11/12/2012).
Pembangunan SPBG Coco Pertamina Daan Mogot dengan dengan total kapasitas 1 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd) atau setara dengan 30.000 liter setara premium (LSP), ini merupakan insiatif perusahaan minyak dan gas pelat merah tersebut dalam rangka mendukung program diversifikasi BBM ke BBG yang dicanangkan pemerintah.
Program diversifikasi BBM ke BBG merupakan salah satu upaya untuk mengurangi subsidi pemerintah terhadap BBM serta menciptakan lingkungan yang bersih.
SPBG Coco Daan Mogot dibangun dengan pembiayaan Pertamina. Nilai investasinya mencapai USD3,7 juta atau sekitar Rp35,6 miliar. Pembangunan SPBG Coco ini diharapkan dapat menjadi SPBG percontohan dalam pembangunan infrastruktur CNG lainnya yang akan dibangun menggunakan Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (APBN).
Pengoperasian SPBG Coco Daan Mogot ditandai dengan pengisian perdana bahan bakar ramah lingkungan tersebut oleh Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan pada bus Trans Jakarta, Senin malam (10/12). Diharapkan, SPBG ini akan dapat memenuhi kebutuhan bahan bakar gas (BBG) berbagai kendaraan umum maupun kendaraan pribadi.
“Saya harap SPBG ini dapat memberikan pelayanan secara maksimal kepada untuk memenuhi kebutuhan BBG untuk bus transjakarta, angkot, taksi, bajaj, dan kendaraan pribadi,” tutur Karen Agustiawan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (11/12/2012).
Pembangunan SPBG Coco Pertamina Daan Mogot dengan dengan total kapasitas 1 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd) atau setara dengan 30.000 liter setara premium (LSP), ini merupakan insiatif perusahaan minyak dan gas pelat merah tersebut dalam rangka mendukung program diversifikasi BBM ke BBG yang dicanangkan pemerintah.
Program diversifikasi BBM ke BBG merupakan salah satu upaya untuk mengurangi subsidi pemerintah terhadap BBM serta menciptakan lingkungan yang bersih.
SPBG Coco Daan Mogot dibangun dengan pembiayaan Pertamina. Nilai investasinya mencapai USD3,7 juta atau sekitar Rp35,6 miliar. Pembangunan SPBG Coco ini diharapkan dapat menjadi SPBG percontohan dalam pembangunan infrastruktur CNG lainnya yang akan dibangun menggunakan Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (APBN).
(rna)
Lihat Juga :