SAM bidik dana kelolaan 2013 Rp2 T
Rabu, 12 Desember 2012 - 16:15 WIB
SAM bidik dana kelolaan 2013 Rp2 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Samuel Aset Manajemen (SAM) membidik pertumbuhan dana kelolaan (asset under management/AUM) hingga akhir tahun 2013 mendatang bisa menembus angka Rp2 triliun.
"AUM tahun depan keseluruhan bisa diatas Rp2 triliun," ujar Direktur Utama SAM, Agus B Yanuar di Menara Imperium, Jakarta, Rabu (12/12/2012).
Angka tersebut, kata dia, sebagian besar akan dikontribusi dari produk reksa dana. Apalagi, perusahaan pada tahun depan akan menerbitkan produk reksa dana baru. Diharapkan, produk reksa dana baru yang akan diterbitkan perusahaan pada tahun depan memberi kontribusi terhadap tambahan dana kelolaan sebesar Rp100 miliar semester pertama 2013.
"Kenaikan ini akan didukung oleh kondisi makro ekonomi yang bagus. Kemudian juga dukungan kinerja yang optimal," tambah dia.
Agus merinci, target dana kelolaan tahun depan sebesar Rp2 triliun tersebut akan dikontribusi dari produk non-reksa dana penyertaan terbatas (RDPT) sebesar Rp1,2 triliun atau 60 persen dari total dana kelolaan, Rp300 miliar dari RDPT dan sisanya Rp500 miliar dari Kontrak pengelolaan Dana (KPD).
"Jadi, reksa dana non-RDPT 60 persen, RDPT Rp300 miliar, sisanya KPD," imbuhnya.
"AUM tahun depan keseluruhan bisa diatas Rp2 triliun," ujar Direktur Utama SAM, Agus B Yanuar di Menara Imperium, Jakarta, Rabu (12/12/2012).
Angka tersebut, kata dia, sebagian besar akan dikontribusi dari produk reksa dana. Apalagi, perusahaan pada tahun depan akan menerbitkan produk reksa dana baru. Diharapkan, produk reksa dana baru yang akan diterbitkan perusahaan pada tahun depan memberi kontribusi terhadap tambahan dana kelolaan sebesar Rp100 miliar semester pertama 2013.
"Kenaikan ini akan didukung oleh kondisi makro ekonomi yang bagus. Kemudian juga dukungan kinerja yang optimal," tambah dia.
Agus merinci, target dana kelolaan tahun depan sebesar Rp2 triliun tersebut akan dikontribusi dari produk non-reksa dana penyertaan terbatas (RDPT) sebesar Rp1,2 triliun atau 60 persen dari total dana kelolaan, Rp300 miliar dari RDPT dan sisanya Rp500 miliar dari Kontrak pengelolaan Dana (KPD).
"Jadi, reksa dana non-RDPT 60 persen, RDPT Rp300 miliar, sisanya KPD," imbuhnya.
(rna)
Lihat Juga :