Apimso sediakan daging sapi murah untuk pedagang bakso
Minggu, 16 Desember 2012 - 14:34 WIB
Apimso sediakan daging sapi murah untuk pedagang bakso
A
A
A
Sindonews.com - Sebagai bentuk rasa solidaritas antar pedagang bakso, Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso (Apmiso) menyediakan daging sapi dengan harga terjangkau bagi para pedagang bakso.
Langkah ini diambil menyusul meroketnya harga daging sapi di pasaran hingga kisaran Rp90 ribu per kilogram (kg), yang mendorong munculnya bakso oplosan (bakso yang mengandung daging babi).
"Sekarang untuk dia (para pedagang bakso) bisa mendapatkan jalan keluar. Dia (pedagang bakso) bisa menghubungi kita (Apmiso) untuk mendapatkan bahan baku (daging sapi) dengan harga yang wajar," ujar Ketua Umum Apmiso Trisetyo Budiman dalam wawancara dengan Sindonews di Jakarta, Minggu (16/12/2012).
Sebelumnya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan bahwa munculnya bakso oplos ini didorong oleh mahalnya daging sapi yang diakibatkan oleh kesalahan kalkulasi kuota impor daging sapi dari Kementrian Pertanian (Kementan).
"Jadi sebagaimana anda ketahui, harga daging sapi telah meningkat cukup tinggi dan tampaknya hal tersebut mendorong praktek-praktek yang tidak patut dan juga mlanggar UU," simpul Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi.
Di samping itu, Apmiso pun mengaku telah menyampaikan secara langsung kebutuhan daging sapi mereka kepada Kementerian Pertanian (Kementan). Namun, Kementan tak mengindahkannya.
"Kita sebenarnya sudah memberikan perhitungan yang rinci kepada pemerintah," ujar Trisetyo beberapa waktu lalu.
Langkah ini diambil menyusul meroketnya harga daging sapi di pasaran hingga kisaran Rp90 ribu per kilogram (kg), yang mendorong munculnya bakso oplosan (bakso yang mengandung daging babi).
"Sekarang untuk dia (para pedagang bakso) bisa mendapatkan jalan keluar. Dia (pedagang bakso) bisa menghubungi kita (Apmiso) untuk mendapatkan bahan baku (daging sapi) dengan harga yang wajar," ujar Ketua Umum Apmiso Trisetyo Budiman dalam wawancara dengan Sindonews di Jakarta, Minggu (16/12/2012).
Sebelumnya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan bahwa munculnya bakso oplos ini didorong oleh mahalnya daging sapi yang diakibatkan oleh kesalahan kalkulasi kuota impor daging sapi dari Kementrian Pertanian (Kementan).
"Jadi sebagaimana anda ketahui, harga daging sapi telah meningkat cukup tinggi dan tampaknya hal tersebut mendorong praktek-praktek yang tidak patut dan juga mlanggar UU," simpul Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi.
Di samping itu, Apmiso pun mengaku telah menyampaikan secara langsung kebutuhan daging sapi mereka kepada Kementerian Pertanian (Kementan). Namun, Kementan tak mengindahkannya.
"Kita sebenarnya sudah memberikan perhitungan yang rinci kepada pemerintah," ujar Trisetyo beberapa waktu lalu.
(rna)
Lihat Juga :