4 bank nasional kucuri PLN Rp8,5 T
Senin, 24 Desember 2012 - 10:41 WIB
4 bank nasional kucuri PLN Rp8,5 T
A
A
A
Sindonews.com - PT PLN (Persero) menerima pinjaman dana senilai Rp8,5 triliun dari sindikasi kredit 4 bank nasional yaitu Bank BRI, Mandiri, BCA, dan Bank BNI untuk kebutuhan investasi kelistrikan tanah air.
Menurut Dirut PLN Nur Pamudji, setiap tahun kebutuhan investasi kelistrikan di Tanah Air terus meningkat. Untuk tahun 2010 saja mencapai Rp45 triliun dan tahun 2011 naik menjadi Rp47 triliun.
“Untuk nilai investasi PLN tahun 2012, angka pastinya belum ada. Kita tunggu saja tanggal 31 Desember 2012 nanti. Namun yang pasti, nilai investasi tahun 2012 akan lebih tinggi dari tahun 2011. Sumber dana untuk membiayai investasi ini, bisa dari kas internal atau pinjaman. Rencananya, sindikasi kredit dari empat bank ini akan digunakan untuk proyek transmisi dan jaringan distribusi,” kata Nur seperti dikutip dari situs PLN, Senin (24/12/2012).
Pinjaman ini, lanjut Nur, akan disesuaikan dengan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2012 dan tahun 2013. “Untuk menutup gap finansial dalam RKAP, kami mengusahakan pinjaman dari bank nasional,” ucapnya.
Pembiayaan kebutuhan investasi PLN ini sendiri akan didukung Bank BRI dengan nilai Rp3 triliun, Bank Mandiri dan BCA, masing-masing Rp2 triliun, dan Bank BNI dengan nilai Rp1,5 triliun.
Sindikasi kredit dengan empat Bank ini untuk jangka waktu selama 10 tahun dalam 24 kali cicilan dengan masa freeze periode 3 tahun. Sementara pembayaran cicilan pertama akan dimulai tanggal 23 Februari 2016 sampai dengan 23 November 2022.
Menurut Dirut PLN Nur Pamudji, setiap tahun kebutuhan investasi kelistrikan di Tanah Air terus meningkat. Untuk tahun 2010 saja mencapai Rp45 triliun dan tahun 2011 naik menjadi Rp47 triliun.
“Untuk nilai investasi PLN tahun 2012, angka pastinya belum ada. Kita tunggu saja tanggal 31 Desember 2012 nanti. Namun yang pasti, nilai investasi tahun 2012 akan lebih tinggi dari tahun 2011. Sumber dana untuk membiayai investasi ini, bisa dari kas internal atau pinjaman. Rencananya, sindikasi kredit dari empat bank ini akan digunakan untuk proyek transmisi dan jaringan distribusi,” kata Nur seperti dikutip dari situs PLN, Senin (24/12/2012).
Pinjaman ini, lanjut Nur, akan disesuaikan dengan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2012 dan tahun 2013. “Untuk menutup gap finansial dalam RKAP, kami mengusahakan pinjaman dari bank nasional,” ucapnya.
Pembiayaan kebutuhan investasi PLN ini sendiri akan didukung Bank BRI dengan nilai Rp3 triliun, Bank Mandiri dan BCA, masing-masing Rp2 triliun, dan Bank BNI dengan nilai Rp1,5 triliun.
Sindikasi kredit dengan empat Bank ini untuk jangka waktu selama 10 tahun dalam 24 kali cicilan dengan masa freeze periode 3 tahun. Sementara pembayaran cicilan pertama akan dimulai tanggal 23 Februari 2016 sampai dengan 23 November 2022.
(gpr)
Lihat Juga :