Saham Tokyo ditutup 1,49 persen lebih tinggi

Rabu, 26 Desember 2012 - 15:02 WIB
Saham Tokyo ditutup...
Saham Tokyo ditutup 1,49 persen lebih tinggi
A A A
Sindonews - Menyusul jatuhnya yen terhadap dolar AS dalam 20 bulan terakhir, sejak April 2011, saham Tokyo ditutup 1,49 persen lebih tinggi, Rabu (26/12/12). Kebijakan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe menjaga tekanan dengan melakukan pelonggaran terhadap bank sentral disambut positif pelaku pasar.

Sebagai acuan indeks Nikkei 225 di Tokyo Stock Exchange naik 150.24 poin menjadi 10,230.36, serta topix indeks secara kesulurahan naik 1,16 persen, atau 9,70 poin pada 847,71.

"Yen dipastikan masih pada jalur melemah, dan tidak ada rebound yang bermakna. Apalagi pemerintah baru mengambil kendali terhadap mata uang ( sampai akhir Maret 2013). Di mana musim gugur akan terjadi pelambatan dari apa yang kita lihat sekarang," kata Kepala Strategi Bank Sumitomo Mitsui, Daisuke Uno.

Jika mata uang yen kembali menguat, pasar Jepang menyambut kondisi itu dengan negatif karena mengikis pendapatan para eksportir yang menyebabkan produk mereka kurang kompetitif di luar negeri.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
5 jam yang lalu
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
5 jam yang lalu
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
6 jam yang lalu
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
6 jam yang lalu
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
7 jam yang lalu
Dukung Ketahanan Air...
Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden
7 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved