Anggaran penangganan banjir Jakarta Rp11,89 T
Kamis, 27 Desember 2012 - 15:05 WIB
Anggaran penangganan banjir Jakarta Rp11,89 T
A
A
A
Sindonews.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyatakan, anggaran penanganan banjir di Jakarta hingga 2016 mencapai Rp11,89 triliun, yang terbagi untuk beberapa proyek kegiatan.
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan, dari total anggaran tersebut, sekitar Rp5,18 triliun sudah digunakan untuk peningkatan kapasitas Banjir Kanal Barat (BKB) dan Banjir Kanal Timur (BKT).
Dia mengungkapkan, anggaran untuk peningkatan kapasitas Banjir Kanal Barat sebesar Rp350 miliar, sedangkan Banjir Kanal Timur mencapai Rp4,83 triliun, yang terbagi atas biaya pembebasan lahan Rp2,4 triliun dan konstruksi Rp2,43 triliun.
“Untuk menangani banjir, masih ada proyek yang masih dilaksanakan dan direncanakan,” kata Djoko saat jumpa pers di Kantor Kementerian PU, Kamis (27/12/2012).
Beberapa proyek yang masih dalam pelaksanaan, diantaranya normalisasi kali Pesanggarahan dengan kebutuhan dana sebesar Rp1,4 triliun yang terbagi atas Rp1,37 triliun untuk pembebasan lahan (69,52 hektare/ha) dan konstruksi Rp1,08 triliun. Selain itu, normalisasi kali Angke sebesar Rp1,548 triliun untuk pembebasan lahan 53,08 ha Rp868,7 miliar dan konstruksi Rp680 miliar.
Selanjutnya, normalisasi kali Sunter yang membutuhkan dana pembebasan lahan 50 ha senilai Rp885 miliar dan konstruksi Rp527 miliar. Kemudian, normalisasi sungai Ciliwung senilai Rp459,5 miliar, sedangkan khusus pintu air Manggarai Rp218,1 miliar dan pintu air Karet Rp243,3 miliar serta normalisasi kali Ciliwung lama. Proyek yang tengah dikerjakan ini diharapkan tuntas pada 2014.
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan, dari total anggaran tersebut, sekitar Rp5,18 triliun sudah digunakan untuk peningkatan kapasitas Banjir Kanal Barat (BKB) dan Banjir Kanal Timur (BKT).
Dia mengungkapkan, anggaran untuk peningkatan kapasitas Banjir Kanal Barat sebesar Rp350 miliar, sedangkan Banjir Kanal Timur mencapai Rp4,83 triliun, yang terbagi atas biaya pembebasan lahan Rp2,4 triliun dan konstruksi Rp2,43 triliun.
“Untuk menangani banjir, masih ada proyek yang masih dilaksanakan dan direncanakan,” kata Djoko saat jumpa pers di Kantor Kementerian PU, Kamis (27/12/2012).
Beberapa proyek yang masih dalam pelaksanaan, diantaranya normalisasi kali Pesanggarahan dengan kebutuhan dana sebesar Rp1,4 triliun yang terbagi atas Rp1,37 triliun untuk pembebasan lahan (69,52 hektare/ha) dan konstruksi Rp1,08 triliun. Selain itu, normalisasi kali Angke sebesar Rp1,548 triliun untuk pembebasan lahan 53,08 ha Rp868,7 miliar dan konstruksi Rp680 miliar.
Selanjutnya, normalisasi kali Sunter yang membutuhkan dana pembebasan lahan 50 ha senilai Rp885 miliar dan konstruksi Rp527 miliar. Kemudian, normalisasi sungai Ciliwung senilai Rp459,5 miliar, sedangkan khusus pintu air Manggarai Rp218,1 miliar dan pintu air Karet Rp243,3 miliar serta normalisasi kali Ciliwung lama. Proyek yang tengah dikerjakan ini diharapkan tuntas pada 2014.
(rna)
Lihat Juga :