Penghematan, Zynga tutup 11 game buatannya

Rabu, 02 Januari 2013 - 17:11 WIB
Penghematan, Zynga tutup...
Penghematan, Zynga tutup 11 game buatannya
A A A
Sindonews.com - Produsen permainan online ternama Amerika Serikat, Zynga, kembali menutup game buatannya hingga 11 judul, termasuk dua judul game andalannya PetVille dan Mafia Wars 2. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk mengurangi pengeluaran, mengingat beban kerugian bisnis perseroan kian membengkak.

Anggota bursa New York yang memiliki kode ZNGA ini menghentikan permainan PetVille, yang sudah memiliki pengguna aktif mencapai 1 juta orang hingga Desember lalu. Meskipun terbilang besar, jumlah itu jauh lebih sedikit dibanding pengguna aktif game buatannya yang lain yaitu FarmVille, yang menembus 43,5 juta orang.

"Sedangkan akses ke Mafia Wars 2, yang menaungi sekitar 200 ribu pengguna, juga ditutup karena gagal melanjutkan kesuksesan game prekuel Mafia Wars yang dulu sempat merajai Facebook," ungkap perusahaan seperti dilansir dari NDTV, Rabu (2/1/2013).

11 judul game yang ditutup antara lain Mafia Wars 2, Vampire Wars, ForestVille, FishVille, In place of PetVille, Castleville, Chefville, Farmville 2, Mafia Wars, dan Yoville.

Wacana penghentian layanan game itu sudah diumumkan pada bulan oktober silam. Ketika itu, CEO Mark Pincus dalam blog-nya menulis rencana restrukturisasi bisnis dalam waktu dekat.

Zynga sendiri telah memangkas 5 persen karyawannya, menutup beberapa studio pengembangan game dan hanya terfokus belanja untuk pengembangan game-game yang sudah kondang saja.

Saham Zynga telah anjlok 75 persen sepanjang 2012, sejalan dengan rangkaian kabar buruk yang muncul hingga akhir tahun. Pembelian produsen game OMGPOP senilai USD183 juta juga gagal meningkatkan kinerja keuangan karena pemasukan yang dihasilkan juga tidak begitu bagus.

Salah satu momen krusial datang di bulan November lalu, saat pihak direksi mendepak chief financial officer dan memancang kebijakan efisiensi baru. Di dalamnya termasuk pembatalan kontrak bisnis dengan media sosial Facebook (FB), yang nantinya akan membuka peluang bagi Zynga untuk mencari outlet situs baru bagi game rancangannya.

Meski demikian, kebijakan ini bisa menjadi bumerang karena Zynga seakan memutuskan berkompetisi sendiri. Saham Zynga terakhir kali diperdagangkan pada level USD2.36 atau naik 1,29 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dorong Kuasai Pasar,...
Dorong Kuasai Pasar, Menteri Johnny Tegaskan Dukungan untuk Industri Game
Prospek Bagus, Industri...
Prospek Bagus, Industri Game Indonesia Hasilkan 1,1 Miliar USD
Indonesia Menjadi Negara...
Indonesia Menjadi Negara Pertama yang Meluncurkan Ragnarok Frontier
Epic Games dengan Berat...
Epic Games dengan Berat Hati Masukkan Fortnite ke Google Play Store
Sutradara God of War...
Sutradara God of War Ingin Ciptakan Game Superhero Serupa Hawkeye
Riot Games Siap Luncurkan...
Riot Games Siap Luncurkan Valorant Secara Gratis untuk PC
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
2 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
2 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
4 jam yang lalu
Infografis
3 Negara Paling Sengsara...
3 Negara Paling Sengsara Jika Iran Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved