Mendag waspadai maraknya obat kuat ilegal

Jum'at, 04 Januari 2013 - 14:19 WIB
Mendag waspadai maraknya...
Mendag waspadai maraknya obat kuat ilegal
A A A
Sindonews.com - Dalam sambutannya saat penandatanganan Nota Kesepahaman Peningkatan Penegakan Hukum di Bidang Perlindungan Konsumen dam Metrologi Legal, Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan memperingatkan masyarakat agar tidak sembarangan mengkonsumsi obat kuat yang beredar di pasaran.

Pasalnya, banyak di antara obat-obat kuat tersebut yang mengandung bahan kimia berbahaya. "Ada titik rembesan, produk luar negeri (ilegal) bisa masuk, obat kuat (ilegal) bisa masuk, bukan berarti kita tidak mau kuat," tutur Gita Wirjawan di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (4/1/2013).

Menurut dia, Indonesia merupakan sasaran empuk obat-obatan seperti itu karena masyarakatnya memiliki tingkat konsumsi yang tinggi sekaligus mudah terlena dengan harga barang yang murah.

"Indonesia Alhamdulilah, tingkat konsumsi domestiknya besar sekali, ada juga unsur murah kenyang," tukasnya.

Namun, Gita menggarisbawahi agar penertiban terhadap penjualan obat kuat tidak sampai merugikan para pedagang kecil. "Kita jangan menghukum kawan-kawan UKM yang berusaha bersaing. Beri peringatan agar mereka bisa mengambil sikap, tentu setelah dua tiga kali peringatan," pungkas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Strategi dan Inovasi...
Strategi dan Inovasi Merck Indonesia di Tengah Gempuran COVID-19
Strategi Bayern dalam...
Strategi Bayern dalam Dorong Pertumbuhan Bisnis Farmasi dan Sains di Masa Depan
Miliki Logo Baru, Pyridam...
Miliki Logo Baru, Pyridam Farma Terus Berinovasi
EPO Daewoong Infion...
EPO Daewoong Infion Disebut Dapat Hemat Harga Obat Asuransi
Rancang Strategi Transformasi...
Rancang Strategi Transformasi Usaha Farmasi, GPFI Gelar Rakernas di Solo
Raksasa Farmasi, Pfizer...
Raksasa Farmasi, Pfizer Kasih Gaji CFO Baru Rp17,89 Miliar
Berita Terkini
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
3 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
13 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
50 menit yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
1 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
1 jam yang lalu
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
1 jam yang lalu
Infografis
Libur Lebaran 28 Maret-1...
Libur Lebaran 28 Maret-1 April 2025, Waspadai Banjir Rob Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved