Defisit APBN-P 2012 capai Rp146 T

Senin, 07 Januari 2013 - 17:10 WIB
Defisit APBN-P 2012...
Defisit APBN-P 2012 capai Rp146 T
A A A
Sindonews.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan adanya defisit sebesar Rp146 triliun dalam realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2012.

"Pendapatan negara di 2012 Rp1335,7 triliun. Pendapatan negara 98,3 persen dari anggaran yang kita rencanakan. Belanja Rp1.481,7 triliun. Defisit Rp146 triliun," jelas Menteri Keuangan Agus Martowardojo di Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Senin (7/1/2013).

Meski mengalami defisit sebesar itu, Menkeu Agus tetap puas dengan hasil realisasi APBN-P 2012 karena defisit ini di bawah perkiraannya. Sebelumnya, dia memperhitungkan akan terjadi defisit mencapai Rp190 triliun.

"(Defisit) ini lebih rendah dari yang kita rencanakan Rp190 triliun, cuma sekitar 78 persennya," ucap dia.

Sementara dari sektor pajak, negara menerima pendapatan sebesar Rp980 triliun. "Penerimaan perpajakan, realisasinya Rp980 triliun dari yang dianggarkan Rp1.016 trilun. Artinya, 96,4 persen (target)," ungkap Agus.

Adapun, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) tahun lalu berhasil melampaui target. Realisasinya sebesar Rp351 triliun, atau 103 persen dari yang direncanakan. "PNBP target Rp341 triliun, realisasi Rp351 triliun, tercapai 103 persen," tuturnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
APBN per November 2024...
APBN per November 2024 Tekor Rp401,8 triliun
APBN Februari 2025 Defisit...
APBN Februari 2025 Defisit 0,13 Persen atau Rp31,2 Triliun
Dualisme PSSI Tahun...
Dualisme PSSI Tahun 2012 Penyebab Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2012
APBN Defisit Rp104,2...
APBN Defisit Rp104,2 Triliun per Maret 2025
APBN Kuartal I 2025...
APBN Kuartal I 2025 Tetap Terjaga
Simak! Kinerja APBN...
Simak! Kinerja APBN Mei 2022
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
37 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
45 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved