Menteri ESDM khawatir harga BBM subsidi naik
Selasa, 08 Januari 2013 - 18:57 WIB
Menteri ESDM khawatir harga BBM subsidi naik
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik khawatir jika bahan bakar minyak (BBM) subsidi dinaikkan dengan usulan formula baru akan merugikan.
"Ibarat ingin melakukan niat baik, justru malah banyak yang ribut. Baiknya hanya dapat sedikit tapi ruginya lebih banyak buat apa?" ujar Jero usai acara penyerahan rencana kerja dan anggaran hulu migas 2013, Jakarta, Selasa (8/1/2013).
Menurutnya, sangat penting menjaga alokasi kuota BBM subsidi tahun ini agar tidak bobol seperti tahun lalu. Misalnya, dengan menyiapkan sistem IT dalam pendistribusian BBM subsidi, sehingga angka penyelundupan bisa ditekan.
"Kita menyiapkan IT untuk Pertamina dalam transparansi upaya distribusi di sejumlah daerah," kata Jero.
Seperti diketahui, kemarin, Menteri Keuangan Agus Martowardojo memberi sinyal menaikkan harga BBM subsidi jika kuota sebesar 46 juta kiloliter tahun ini kembali jebol.
"Kalau pengelolaan BBM tidak bisa dikelola dengan baik, harus terjadi penyesuaian harga. Kalau semua upaya tidak bisa mengendalikan itu, ya kita sesuaikan," tegas Agus.
"Ibarat ingin melakukan niat baik, justru malah banyak yang ribut. Baiknya hanya dapat sedikit tapi ruginya lebih banyak buat apa?" ujar Jero usai acara penyerahan rencana kerja dan anggaran hulu migas 2013, Jakarta, Selasa (8/1/2013).
Menurutnya, sangat penting menjaga alokasi kuota BBM subsidi tahun ini agar tidak bobol seperti tahun lalu. Misalnya, dengan menyiapkan sistem IT dalam pendistribusian BBM subsidi, sehingga angka penyelundupan bisa ditekan.
"Kita menyiapkan IT untuk Pertamina dalam transparansi upaya distribusi di sejumlah daerah," kata Jero.
Seperti diketahui, kemarin, Menteri Keuangan Agus Martowardojo memberi sinyal menaikkan harga BBM subsidi jika kuota sebesar 46 juta kiloliter tahun ini kembali jebol.
"Kalau pengelolaan BBM tidak bisa dikelola dengan baik, harus terjadi penyesuaian harga. Kalau semua upaya tidak bisa mengendalikan itu, ya kita sesuaikan," tegas Agus.
(dmd)
Lihat Juga :