Lautandhana lirik saham infrastruktur dan konsumsi

Rabu, 09 Januari 2013 - 16:14 WIB
Lautandhana lirik saham...
Lautandhana lirik saham infrastruktur dan konsumsi
A A A
Sindonews.com - Agar tetap unggul dalam persaingan reksa dana Syariah di Tanah Air, PT Lautandhana Investment Management akan mengincar saham-saham di sektor terbaik sebagai portofolio investasinya, sehingga menghasilkan komposisi yang mampu meningkatkan dana kelolaan secara konsisten.

Direktur Utama PT Lautandhana Investment Management, Irvin Patmadiwiria memaparkan, pihaknya akan lebih menyasar saham-saham di sektor infrastruktur dan sektor konsumsi karena dianggap sebagai sektor yang paling stabil.

"Untuk sektor infrastruktur perseroan memilih saham-saham, seperti milik PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Untuk sektor konsumer perseroan memilih saham-saham, seperti PT Indofood dan PT Nippon Indosari," ujarnya di Shangri La Hotel, Jakarta, Rabu (9/1/2013).

Sementara untuk target investor produk reksa dana syariah, pihaknya akan menyasar korporasi untuk bekerja sama menjual produk tersebut kepada karyawannya sebagai nasabah. Selain itu, perusahaan juga dalam tahap menjaring perbankan syariah sebagai agen penjual produk reksa dana.

"Lautandhana masih dalam tahap pembicaraan dengan beberapa perbankan yang berpotensi menjadi agen penjual reksa dana milik perusahaan. Kami harapkan mayoritas bank syariah," tegas Irvin.

Seperti diketahui, Lautandhana baru saja menerbitkan produk reksa dana syariah baru bernama Lautandhana Syariah. Perusahaan menargetkan dana kelolaan (asset under management) dari produk baru ini sebesar Rp100 miliar.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mantan Bos Bursa Minta...
Mantan Bos Bursa Minta OJK Usut Tuntas Kasus Nasabah Minna Padi
Wujudkan Masyarakat...
Wujudkan Masyarakat Indonesia Merdeka Finansial, STAR Asset Management dan DANA Hadirkan Investasi Reksa Dana
Kolaborasi Perkuat Akses...
Kolaborasi Perkuat Akses Reksa Dana Global Syariah Berbasis USD
Distribusikan Reksadana...
Distribusikan Reksadana Pilihan, Principal Indonesia Gandeng Standard Chartered Indonesia
Kurang dari Tiga Tahun,...
Kurang dari Tiga Tahun, Jumlah Investor Reksa Dana Meningkat 39%
Kesalahan Investor Pemula...
Kesalahan Investor Pemula Saat Berinvestasi Reksa Dana
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
3 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
4 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
6 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
6 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
6 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved