ILO: Pengangguran di dunia capai 200 juta

Selasa, 22 Januari 2013 - 13:33 WIB
ILO: Pengangguran di...
ILO: Pengangguran di dunia capai 200 juta
A A A
Sindonews.com - Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organization/ILO) memperkirakan jumlah pengangguran di dunia mencapai lebih dari 200 juta orang tahun ini.

Dalam laporannya, seperti dilansir Reuters, Selasa (22/1/2013), badan pengawas buruh PBB itu memprediksi pengangguran akan naik 5,1 juta pada 2013, atau menjadi lebih dari 202 juta orang, dan akan naik 3 juta pada 2014, menyusul kenaikan 4,2 juta pengangguran pada 2012.

Jika prediksi mereka benar, jumlah pengangguran akan mencapai rekor. Namun, ILO selalu merevisi angka pengangguran setiap tahunnya karena di antara mereka sudah menyerah mencari pekerjaan.

Laporan ILO sebelumnya menunjukkan, perkiraan pengangguran yang dibuat dalam enam tahun terakhir telah dipotong. Pada 2007 misalnya, jumlah pengangguran dari angka 189.900.000 orang, kemudian berubah menjadi 169 juta, atau 11 persen lebih rendah. Angka pengangguran 2008-2010 juga turun 10-15 juta dari estimasi awal.

Jose Manuel Salazar-Xirinachs, kepala direktur analisis pasar tenaga kerja ILO di Jenewa mengatakan, sebagian besar penurunan disebabkan oleh orang-orang yang menyerah mencari pekerjaan.

"Mereka yang dihitung adalah pengangguran karena terkena dampak krisis atau pencari kerja. Bukan pengangguran jangka panjang karena putus asa dan memutuskan tidak mencari pekerjaan lagi. Sebab itu, mereka tidak dihitung sebagai pengangguran," jelasnya.

Direktur Jenderal ILO, Guy Ryder mengemukakan, dari angka revisi ILO jumlah pengangguran secara global telah meningkat sebesar 28 juta orang sejak 2007.

"Proporsi penduduk usia kerja yang bekerja atau mencari pekerjaan, diperkirakan tetap stabil di angka 64,1 persen selama tiga tahun terakhir," kata Ryder.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Layanan Sistem Komputerisasi...
Layanan Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri Kembali Dibuka
Sinergi Perkuat Aspek...
Sinergi Perkuat Aspek Safety, Elnusa Petrofin dan KNKT Gelar Program Mitigasi Risiko dan Rekomendasi Keselamatan Transportasi BBM
Usai Bentrok TKA China...
Usai Bentrok TKA China dengan Pekerja Lokal di PT GNI Morut, 70 Terduga Pelaku Ditahan Polisi
Kesenjangan Pekerja...
Kesenjangan Pekerja Disabilitas, PR Besar Bagi Pemerintah
9 Perusahaan P3MI Gugat...
9 Perusahaan P3MI Gugat Menteri Tenaga Kerja
Imbas Nyata Investasi...
Imbas Nyata Investasi di Bontang, Ratusan Tenaga Kerja Lokal Terserap
Berita Terkini
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
16 menit yang lalu
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
44 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Percepat Distribusi Pertalite 19 SPBU di Bogor
1 jam yang lalu
Rombak Aturan, Purbaya...
Rombak Aturan, Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor Senjata hingga Anjing Pelacak
1 jam yang lalu
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
2 jam yang lalu
Sinergi BSI dan BPJS...
Sinergi BSI dan BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja
11 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved