2013, AUM reksa dana diprediksi Rp212 T

Kamis, 14 Februari 2013 - 17:16 WIB
2013, AUM reksa dana...
2013, AUM reksa dana diprediksi Rp212 T
A A A
Sindonews.com - Dana kelolaan (asset under mamagement/AUM) reksa dana pada tahun ini diprediksi akan bertumbuh 16-17 persen dibanding tahun lalu. Dengan AUM reksa dana tahun lalu tercatat sebesar Rp181,61 triliun, maka AUM reksa dana tahun ini berpotensi mencapai Rp210,67-212,48 T.

"Untuk pertumbuhan AUM industri reksa dana, kami memprediksi ada potensi dana kelolaan reksa dana tumbuh pada kisaran 16-17 persen sampai dengan akhir tahun 2013," kata analis riset PT Infovesta Utama, Vilia Wati kepada Sindonews, Kamis (14/2/2013).

Kendati demikian, dia menjelaskan, pertumbuhan AUM reksa dana tersebut akan dipengaruhi dua hal, yakni pertumbuhan unit penyertaan reksa dana, yang akan terpangaruh oleh aksi pembelian (subscription) dan penjualan (redemption) investor. Kedua, dipengaruhi perubahan nilai pasar dari portofolio reksa dana tersebut.

Sementara data Infovesta Utama menyebutkan, AUM reksa dana per akhir Januari 2013 tercatat sebesar Rp181,14 triliun, berkurang sekitar Rp477 miliar atau 2,87 persen dari posisi Desember tahun lalu. AUM reksa dana bulan lalu, terbesar dikontribusi dari reksa dana saham mencapai Rp70,26 triliun, pendapatan tetap Rp33,58 triliun, campuran Rp21,81 triliun dan pasar uang Rp12,46 triliun.

Vilia menjelaskan, turunnya AUM reksa dana per akhir Januari dibanding bulan sebelumnya lantaran adanya aksi ambil untung (profit taking) yang dilakukan kalangan investor menyusul kenaikan bulanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 3,17 persen pada bulan lalu, sekaligus rekor baru yang dicetak bursa domestik.

"Ini terlihat dari jumlah unit penyertaan reksa dana saham yang juga turun sebesar 5,29 persen dibanding dengan Desember 2012," tandas Vilia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mantan Bos Bursa Minta...
Mantan Bos Bursa Minta OJK Usut Tuntas Kasus Nasabah Minna Padi
Wujudkan Masyarakat...
Wujudkan Masyarakat Indonesia Merdeka Finansial, STAR Asset Management dan DANA Hadirkan Investasi Reksa Dana
Kolaborasi Perkuat Akses...
Kolaborasi Perkuat Akses Reksa Dana Global Syariah Berbasis USD
Distribusikan Reksadana...
Distribusikan Reksadana Pilihan, Principal Indonesia Gandeng Standard Chartered Indonesia
Kurang dari Tiga Tahun,...
Kurang dari Tiga Tahun, Jumlah Investor Reksa Dana Meningkat 39%
Kesalahan Investor Pemula...
Kesalahan Investor Pemula Saat Berinvestasi Reksa Dana
Berita Terkini
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
1 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
2 jam yang lalu
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
12 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
13 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
13 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
14 jam yang lalu
Infografis
Melawan Donald Trump,...
Melawan Donald Trump, 7 Kampus Elite AS Kehilangan Dana Miliaran Dolar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved