Bos baru Pertamina wajib nasionalis tulen!
Jum'at, 22 Februari 2013 - 16:07 WIB
Bos baru Pertamina wajib nasionalis tulen!
A
A
A
Sindonews.com - Direktur Eksekutif Indonesian Resources Research (IRESS), Marwan Batubara menyatakan, siapa pun yang akan diangkat menjadi direktur utama PT Pertamina (Perser) harus menunjukkan keberpihakan yang tegas pada kepentingan bangsa dan negara.
"Saya hanya berharap yang diangkat nanti berkomitmen untuk negara dan rakyat," tegas Marwan Batubara kepada Sindonews di Jakarta, Jumat (22/2/2013).
Selain itu, dirut Pertamina periode 2013-2018 juga harus berani menentang pemerintah jika kebijakan yang diambil pemerintah bertentangan dengan kepentingan bangsa. Misalnya, dalam pengambilan keputusan soal perpanjangan kontrak pertambangan.
"(Dirut Pertamina) harus bisa mengabaikan intervensi penguasa seandainya tidak sesuai dengan kepentingan bangsa," ujar Marwan.
Pihaknya akan mendukung penunjukan kembali Karen Agustiawan sebagai Dirut Pertamina apabila Karen mau berkomitmen untuk lebih tegas membela kepentingan bangsa.
"Tapi bisa saja ada komitmen itu ke depan. Seandainya Ibu Karen bisa demikian, bukan hanya saya, masyarakat pasti akan mendukung," tandas dia.
Seperti diketahui, masa jabatan Karen sebagai dirut Pertamina akan habis pada Maret 2013. Hingga kini, belum diketahui apakah masa jabatannya akan diperpanjang atau tidak.
Keputusan mengenai penunjukan dirut Pertamina berada di tangan Menteri BUMN, Dahlan Iskan dan Menteri ESDM, Jero Wacik. Kedua menteri tersebut masih enggan mengomentari hal ini. Mereka mengaku belum mengantongi nama untuk Dirut Pertamina periode berikutnya.
"Saya hanya berharap yang diangkat nanti berkomitmen untuk negara dan rakyat," tegas Marwan Batubara kepada Sindonews di Jakarta, Jumat (22/2/2013).
Selain itu, dirut Pertamina periode 2013-2018 juga harus berani menentang pemerintah jika kebijakan yang diambil pemerintah bertentangan dengan kepentingan bangsa. Misalnya, dalam pengambilan keputusan soal perpanjangan kontrak pertambangan.
"(Dirut Pertamina) harus bisa mengabaikan intervensi penguasa seandainya tidak sesuai dengan kepentingan bangsa," ujar Marwan.
Pihaknya akan mendukung penunjukan kembali Karen Agustiawan sebagai Dirut Pertamina apabila Karen mau berkomitmen untuk lebih tegas membela kepentingan bangsa.
"Tapi bisa saja ada komitmen itu ke depan. Seandainya Ibu Karen bisa demikian, bukan hanya saya, masyarakat pasti akan mendukung," tandas dia.
Seperti diketahui, masa jabatan Karen sebagai dirut Pertamina akan habis pada Maret 2013. Hingga kini, belum diketahui apakah masa jabatannya akan diperpanjang atau tidak.
Keputusan mengenai penunjukan dirut Pertamina berada di tangan Menteri BUMN, Dahlan Iskan dan Menteri ESDM, Jero Wacik. Kedua menteri tersebut masih enggan mengomentari hal ini. Mereka mengaku belum mengantongi nama untuk Dirut Pertamina periode berikutnya.
(izz)
Lihat Juga :