Pemerintah berencana beri asuransi untuk petani

Rabu, 13 Maret 2013 - 17:47 WIB
Pemerintah berencana...
Pemerintah berencana beri asuransi untuk petani
A A A
Sindonews.com - Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan, Kiagus Badaruddin mengaku, pemerintah sedang mencari jalan dan mengoptimalkan lembaga pembiayaan khusus untuk petani, seperti asuransi. Karena petani sering mengalami kerugian karena bencana seperti banjir.

"Mengenai premi untuk petani, pemerintah akan memfasilitasi dan Menkeu (Agus Martowardojo) secara pribadi mengatakan sedang mengkaji dan mungkin bisa diberikan dana dari subsidi, sehingga tidak membebani APBN," ujarnya saat rapat Panja RUU Perlindungan dan Pemberdayaan Petani (RUU Perlintan) di Komisi IV DPR, Rabu (13/3/2013).

Sementara, ketersediaan anggaran terkait asuransi, Wakil Ketua Komisi IV DPR, Herman Khaeron mengungkapkan, pada 2012 alokasi anggaran untuk puso/gagal panen sebesar Rp300 miliar. Sehingga, jika dirubah menjadi asuransi, objeknya tetap sama. Alokasi APBN untuk petani tidak bertambah besar dan membebani keuangan negara.

Direktur Kredit Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Bank Indonesia, Zainal Abidin menyatakan, lembaga pembiayaan pertanian baik dari bank pemerintah maupun lembaga pembiayaan lainnya sangat penting. Hal ini agar komoditas pertanian tidak menjadi kontribusi inflasi.

"Negara sebesar Indonesia harus memiliki severeignity (kedaulatan) dalam food supply. Karena perusahaan asuransi relatif baru menangani dalam masalah pertanian, klausul risikonya menjadi tinggi dan preminya relatif menjadi mahal. Begitu pun akses bagi para petani. Karena itu, kami akan melaksanakan sosialisasi terkait sertifikat tanah, sehingga dapat menjadi agunan petani," terangnya.

Menurut Zainal, Bank Indonesia sangat senang berpartisipasi mengenai hal ini. Namun, pihaknya berharap produk pertanian dapat digenjot dan produktif serta risiko dari usaha pertanian rendah dan acceptable.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Mempengaruhi...
Pandemi Covid-19 Mempengaruhi Cara Masyarakat Dalam Memenuhi Kebutuhan Proteksi Diri
Daftar Rumah Sakit di...
Daftar Rumah Sakit di Jakarta yang Tidak Menerima BPJS Kesehatan
OJK Harus Tingkatkan...
OJK Harus Tingkatkan Regulasi untuk Menangani Kasus Gagal Bayar Asuransi Jiwa
Meneropong Potensi Besar...
Meneropong Potensi Besar Pasar Penjualan Asuransi Kecelakaan
Apa Pentingnya Punya...
Apa Pentingnya Punya Asuransi Kendaraan Ketika Mudik Lebaran?
BRINS Hadirkan Greensurance,...
BRINS Hadirkan Greensurance, Inovasi Terbaru Asuransi Ramah Lingkungan
Berita Terkini
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
17 menit yang lalu
Industri Keramik Tertekan,...
Industri Keramik Tertekan, Concord Industry Minta Harga Gas Lebih Kompetitif
26 menit yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
1 jam yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
1 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
4 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
7 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved