Siprus dalam 'negosiasi keras' dengan Troika
Jum'at, 22 Maret 2013 - 19:17 WIB
Siprus dalam 'negosiasi keras' dengan Troika
A
A
A
Sindonews.com - Juru bicara pemerintah Siprus, Christos Stylianides mengatakan, negaranya terkunci dalam "negosiasi keras" dengan Troika, kreditur pemberi pinjaman untuk menyelamatkan sistem perbankan anggota zona euro dan ekonomi secara umum dari kehancuran.
"Dalam beberapa jam kita akan dipanggil untuk mengambil keputusan besar dan membalas dilema keras," kata Stylianides dalam konferensi pers, seperti dilansir Global Post, Jumat (22/3/2013), di mana pemerintah Siprus saat ini tengah berusaha mengamankan bailout untuk memenuhi batas waktu kesepakatan hingga Senin, 25 Maret 2013.
Dia merujuk pada sidang darurat parlemen untuk merakit delapan tagihan yang ditujukan guna meningkatkan miliaran dolar demi mengamankan bailout Uni Eropa-IMF.
"Beberapa jam berikutnya akan menentukan masa depan negeri ini. Kita semua harus memikul tanggung jawab," tandas Stylianides.
Seperti diberitakan sebelumnya, Uni Eropa telah memberikan batas waktu hingga Senin bagi Siprus untuk memenuhi anggaran 5,8 miliar euro (USD7,47 miliar) dari retribusi tabungan bank, sebagai syarat pinjaman senilai 10 miliar euro.
Sumber Uni Eropa menyatakan pihaknya siap mengeluarkan Siprus dari zona euro untuk mencegah penularan utang ke negara anggota lainnya, seperti Yunani, Spanyol dan Italia.
"Dalam beberapa jam kita akan dipanggil untuk mengambil keputusan besar dan membalas dilema keras," kata Stylianides dalam konferensi pers, seperti dilansir Global Post, Jumat (22/3/2013), di mana pemerintah Siprus saat ini tengah berusaha mengamankan bailout untuk memenuhi batas waktu kesepakatan hingga Senin, 25 Maret 2013.
Dia merujuk pada sidang darurat parlemen untuk merakit delapan tagihan yang ditujukan guna meningkatkan miliaran dolar demi mengamankan bailout Uni Eropa-IMF.
"Beberapa jam berikutnya akan menentukan masa depan negeri ini. Kita semua harus memikul tanggung jawab," tandas Stylianides.
Seperti diberitakan sebelumnya, Uni Eropa telah memberikan batas waktu hingga Senin bagi Siprus untuk memenuhi anggaran 5,8 miliar euro (USD7,47 miliar) dari retribusi tabungan bank, sebagai syarat pinjaman senilai 10 miliar euro.
Sumber Uni Eropa menyatakan pihaknya siap mengeluarkan Siprus dari zona euro untuk mencegah penularan utang ke negara anggota lainnya, seperti Yunani, Spanyol dan Italia.
(dmd)