Ini perbedaan AEC dan EEC

Jum'at, 24 Mei 2013 - 16:28 WIB
Ini perbedaan AEC dan...
Ini perbedaan AEC dan EEC
A A A
Sindonews.com - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Suryo Bambang Sulisto mengatakan, ASEAN Economic Community (AEC) sebagai model integrasi ekonomi kawasan, berbeda dengan European Economic Community (EEC).

Menurutnya, integrasi model EEC dilakukan dengan menyerahkan keputusan pada lembaga-lembaga yang dibentuk untuk menangani permasalahan ekonomi Eropa. Sehingga, dengan terbentuknya lembaga Eropa tersebut kedaulatan masing-masing negara untuk memutuskan menjadi berkurang.

Sementara itu, integrasi model AEC tetap menjadikan negara anggota sebagai pengambil keputusan. Di mana keputusan pada tingkat ASEAN dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama.

"Dengan demikian peran negara masing-masing anggota sebagai pengambil keputusan tetap dipertahankan," ujar Suryo dalam keterangan tertulisnya kepada Sindonews, Jumat (24/5/2013).

Melalui model integrasi ekonomi kawasan seperti AEC, kata dia, Indonesia dinilai perlu menyadari setiap keunggulan dan kelemahan yang ada seperti yang disebut comperative advantages.

Comperative advantages berkaitan dengan tingkat efisiensi dalam memproduksi barang. Adanya perbedaan efisiensi tersebut akan terjadi perdagangan antar negara.

"Negara yang memiliki efisiensi lebih tinggi akan menjual barangnya kepada negara dengan efisensi lebih rendah," terang Suryo.

Menurut dia, terintegrasinya basis industri menjadi penting karena negara yang mempunyai comperative advantage tinggi untuk produk tertentu akan menjadi basis industri barang tersebut.

"Dengan begitu, maka setiap negara tidak perlu lagi memproduksi semua jenis barang untuk kebutuhannya sendiri," ujarnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gaet Mea Shahira, Eka...
Gaet Mea Shahira, Eka Winky Project Lahirkan Karya Baru
Transformasi Digital...
Transformasi Digital dan Keberlanjutan Kunci Pencapaian Target Cetak Biru MEA 2025
Subholding Gas Pertamina,...
Subholding Gas Pertamina, MEA dan WLI Baku Gandeng Penuhi Kebutuhan Listrik 30 MW
Berita Terkini
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
11 menit yang lalu
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
8 jam yang lalu
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
9 jam yang lalu
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
9 jam yang lalu
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
10 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved