2012, laba AKRA turun 73%

Selasa, 26 Maret 2013 - 11:14 WIB
2012, laba AKRA turun...
2012, laba AKRA turun 73%
A A A
Sindonews.com - PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) sepanjang tahun lalu mencatat penurunan laba tahun berjalan mencapai 73,09 persen menjadi Rp618,8 miliar dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp2,3 triliun.

Turunnya laba periode berjalan tersebut akibat naiknya beban pokok penjualan dan pendapatan, beban usaha, rugi atas penghapusan dan penjualan aset tetap, rugi selisih kurs dan tidak adanya laba dari operasi yang dihentikan .

Beradasarkan laporan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (26/3/2013) dipaparkan bahwa perseroan pada tahun lalu berhasil membukukan kenaikan penjualan dan pendapatan sebesar 15,2 persen menjadi Rp21,67 triliun dibanding tahun sebelumnya Rp18,81 triliun.

Namun naiknya penjualan dan pendapatan perseroan seiring dengan naiknya beban. Beban pokok penjualan dan pendapatan perseroan naik 14,93 persen menjadi Rp20,4 triliun dari Rp17,75 triliun pada 2011.

Sementara beban umum dan administrasi meningkat menjadi Rp327,32 miliar dari Rp296,85 miliar. Sedangkan, rugi atas penghapusan dan penjualan aset tetap tercatat sebesar Rp1,43 miliar dari tahun sebelumnya yang membukukan laba sebesar Rp1,84 miliar.

Adapun, rugi selisih kurs pada tahun lalu mencapai 22,2 miliar dari sebelumnya laba Rp64,45 miliar dan rugi lain-lain tercatat Rp10,3 miliar dibanding tahun sebelumnya laba Rp236 juta.

Laba tahun berjalan dari operasi yang dilanjutkan pada tahun lalu lebih tinggi dari tahun sebelumnya menjadi Rp618,83 miliar dibanding tahun sebelumnya Rp609,63 miliar. Namun, tidak adanya laba dari operasi yang dihentikan menyebabkan laba tahun berjalan tidak bertambah.

Sementara pada 2011, terdapat kontribusi dari laba tahun berjalan dari operasi yang dihentikan sebesar Rp13,15 miliar dan laba dari penjualan operasi yang dihentikan mencapai Rp1,69 triliun. Ini menyebabkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menurun pada tahun lalu.

Sementara laba per saham dasar terkoreksi menjadi 168,91 dibadning tahun sebelumnya sebesar Rp605,29 per saham. Adapun, kas dan setara kas perseroan per akhir tahun lalu tercatat naik menjadi Rp1,88 triliun dibanding tahun sebelumnya Rp1,33 triliun.

Jumlah aset perseroan naik menjadi Rp11,79 triliun dari tahun 2011 senilai Rp8,42 triliun, dengan jumlah liabilitas meningkat menjadi Rp7,58 triliun dibanding sebelumnya Rp4,75 triliun.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Korlantas Polri Mulai...
Korlantas Polri Mulai Petakan Jalur Mudik dari Jakarta-Surabaya
Perkara Simulator SIM...
Perkara Simulator SIM Korlantas Polri, KPK Sita 2 Rumah Rp85 Miliar
Layanan SIM, STNK dan...
Layanan SIM, STNK dan BPKB Kembali Dibuka Jelang New Normal
Profil Brigjen Pol Agus...
Profil Brigjen Pol Agus Suryonugroho, Teman Seangkatan Kapolri yang Jadi Kakorlantas Polri
Implementasi Roadmap...
Implementasi Roadmap Era Digital Ditregident Korlantas Polri
Dukung Sekat Arus Balik,...
Dukung Sekat Arus Balik, Korlantas Polri Siapkan Sistem Layanan Virtual
Berita Terkini
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
13 menit yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
33 menit yang lalu
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
37 menit yang lalu
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
40 menit yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
56 menit yang lalu
Dirut Pertamina Patra...
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Optimal
1 jam yang lalu
Infografis
Angka Kemiskinan Indonesia...
Angka Kemiskinan Indonesia Turun, Ekonom Ragukan Data BPS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved