Kendalikan BBM, pemerintah terus kaji semua opsi

Jum'at, 29 Maret 2013 - 13:17 WIB
Kendalikan BBM, pemerintah...
Kendalikan BBM, pemerintah terus kaji semua opsi
A A A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa memaparkan, terkait dengan pengendalian subsidi BBM, semua opsi termasuk yang disampaikan sejumlah kelompok masyarakat kepada pemerintah telah dibahas.

“Opsi-opsi ini kita kaji, opsi menaikkan kita kaji, opsi adanya RON 90 kita kaji. Tapi satu hal yang bukan menjadi opsi lagi, yaitu ini harus dikendalikan melalui sistem Information Technology (IT), itu suatu keharusan. Karena kalau tidak, tidak mungkin efektif kita melakukan pengendalian penyelundupan, penyalahgunaan volume-volume yang semuanya sering sekali disalahgunakan,” kata Hatta seperti dikutip dari situs Sekretariat Kabinet, Jumat (29/3/2013).

Dari keseluruhan opsi itu, menurut Hatta yang harus diambil, yang pertama adalah yang secara sosial ekonomi harus yang terbaik, tidak memberikan dampak yang luas, distorsi yang besar tapi juga kita bisa tetap menjaga inflasi terkendali. Dan yang paling penting lagi adalah semuanya itu tidak menimbulkan dampak kepada kemiskinan yang berlebihan.

“Jadi opsi-opsi itu harus kita kaji. Bapak Presiden sudah memerintahkan bahwa kita harus dalami lagi ini, dalam satu minggu ini untuk kita laporkan. Jadi jangan dispekulasikan bahwa sudah mengambil keputusan ini, tidak. Semua opsi harus dikaji, jadi jangan menutup opsi apapun yang ada untuk kita kembangkan kemudian kita hitung plus minusnya bagi perekonomian dan rakyat Indonesia,” tegas Hatta.

Hatta mengemukakan, pada 2012 lalu Indonesia memproduksi 1,1 juta mobil yang mayoritas menggunakan BBM bersubsidi ditambah dengan 9 juta kendaraan bermotor roda dua yang kesemuanya hampir dipastikan juga menggunakan BBM bersubsidi.

Oleh sebab itu, maka apabila tidak ada satu respon terhadap kecenderungan meningkatnya penggunaan BBM bersubsidi ini, dan semakin meningkatnya diparitas antara harga PSO dan harga keekonomiannya, maka diperkirakan laju penggunaan kuota BBM selalu akan melampaui daripada yang ditetapkan.

“Oleh sebab itu maka kita bertekad untuk mengendalikan itu, dan juga mengurangi beban-beban subsidi yang kesemuanya apabila kita bisa lakukan itu semuanya kita alirkan untuk program utamanya adalah mempercepat pengurangan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” paparnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah akan Batasi...
Pemerintah akan Batasi Pembelian BBM Subsidi Mulai 1 Oktober 2024
Pembatasan BBM Subsidi...
Pembatasan BBM Subsidi lewat MyPertamina
PBOIN Tolak Pembatasan...
PBOIN Tolak Pembatasan BBM Bersubsidi
Daftar Mobil yang Dilarang...
Daftar Mobil yang Dilarang Konsumsi Pertalite Mulai September 2022
Pembatasan Pembelian...
Pembatasan Pembelian BBM Subsidi Masih Tersendat Aturan
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Berlakukan Pembatasan BBM Subsidi
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
1 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
1 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
2 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
2 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
2 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Potong Pajak Pembelian BBM 5%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved