Penjualan menurun, Nokia tutup toko di China
Minggu, 07 April 2013 - 10:53 WIB
Penjualan menurun, Nokia tutup toko di China
A
A
A
Sindonews.com - Nokia telah menutup toko andalannya di Shanghai, China, padahal toko ini dinilai sebagai toko terbesarnya di dunia. Hal ini dikarenakan penjualan Nokia di negara tersebut terus mengalami penurunan.
Seperti dikutip dari digitalspy, Minggu (7/4/2013), produsen ponsel Finlandia ini telah berjuang untuk bersaing dengan para pesaingnya, seperti Apple dan Samsung di wilayah itu, termasuk perusahaan lokal seperti Huawei, ZTE, dan Lenovo.
Berdasarkan laporan terbaru menunjukkan bahwa pangsa pasar Nokia melorot dan menempati urutan ke ketujuh di pasar smartphone China. Meski demikian, perusahaan akan terus menjual produk-produknya melalui pengecer atau melalui pihak ketiga di negara tersebut.
"Sekarang Nokia sedang fokus pada pertumbuhan operator dan gerai ritel pihak ketiga, daripada melalui toko fisik kami sendiri. Dengan pemikiran ini, toko kami di Shanghai ditutup pada 31 Maret," kata sebuah pernyataan dari Nokia.
Seperti diketahui, Nokia pernah menjadi pemimpin global di sektor ponsel, dengan sistem operasi Symbian yang menyalakan handset lebih dari platform lain, tetapi belakangan ini telah jatuh sejak dimulainya era smartphone.
Seperti dikutip dari digitalspy, Minggu (7/4/2013), produsen ponsel Finlandia ini telah berjuang untuk bersaing dengan para pesaingnya, seperti Apple dan Samsung di wilayah itu, termasuk perusahaan lokal seperti Huawei, ZTE, dan Lenovo.
Berdasarkan laporan terbaru menunjukkan bahwa pangsa pasar Nokia melorot dan menempati urutan ke ketujuh di pasar smartphone China. Meski demikian, perusahaan akan terus menjual produk-produknya melalui pengecer atau melalui pihak ketiga di negara tersebut.
"Sekarang Nokia sedang fokus pada pertumbuhan operator dan gerai ritel pihak ketiga, daripada melalui toko fisik kami sendiri. Dengan pemikiran ini, toko kami di Shanghai ditutup pada 31 Maret," kata sebuah pernyataan dari Nokia.
Seperti diketahui, Nokia pernah menjadi pemimpin global di sektor ponsel, dengan sistem operasi Symbian yang menyalakan handset lebih dari platform lain, tetapi belakangan ini telah jatuh sejak dimulainya era smartphone.
(izz)
Lihat Juga :