Total aset PLN di 2012 naik 16%

Senin, 15 April 2013 - 10:48 WIB
Total aset PLN di 2012...
Total aset PLN di 2012 naik 16%
A A A
Sindonews.com - PT PLN (Perseroan) mencatat jumlah aset tidak lancar mengalami kenaikan 15 persen dari Rp409,5 triliun pada 31 Desember 2011 menjadi Rp472,1 triliun pada 2012. Adapun aset tidak lancar pada 31 Desember 2010 tercatat sebesar Rp324,4 triliun.

Hal ini terutama karena pada 2012 mulai beroperasi beberapa PLTU yang merupakan bagian dari proyek percepatan tahap 1 seperti PLTU Lontar Unit 2 dan 3, PLTU Paiton, PLTGU Tanjung Priok, PLTU Suralaya, PLTP Ulubelu Unit 1 dan 2, PLTU Kendari Unit 2, PLTU Amurang Unit 1 dan 2, PLTU Barru Unit 1 dan 2 juga masuknya PLTU Tanjung Jati B Unit 4 dan beberapa IPP baru seperti PLTU Paiton III, PLTU Cirebon, PLTU Jeneponto, dan PLTU Tanjung Kasam.

Sementara aset lancar naik 18 persen dari Rp58,2 triliun pada 31 Desember 2011 menjadi Rp68,6 triliun pada 2012. Adapun aset lancar pada 31 Desember 2010 tercatat sebesar Rp45,1 triliun. Sehingga total jumlah aset perseroan pada 2012 sebesar Rp540,7 triliun atau naik 16 persen dari Rp467,7 triliun pada tahun 2011.

"Perlu kami informasikan bahwa mulai 1 Januari 2012, perusahaan telah menerapkan ISAK 8 mengenai penentuan apakah suatu perjanjian mengandung suatu sewa dan PSAK 30 mengenai sewa terhadap transaksi PPA (Power Purchase Agreement) dan ESC (Energy Sales Contract) dengan IPP secara retrospektif," jelas Manajer Senior Komunikasi Korporat PLN, Bambang Dwiyanto dalam keterangan persnya, Senin (15/4/2013).

Perubahan kebijakan ini mengakibatkan sebagian besar kontrak PPA dan ESC tersebut diperlakukan sebagai sewa pembiayaan sehingga Perusahaan mencatat aset sewaan dan liabilitas sewa pembiayaan atas kontrak dengan IPP tersebut. Laporan Keuangan tahun 2011 juga telah disajikan kembali (restated) untuk mencerminan penerapan standar akuntansi tersebut.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
PLN Runners Bertekad...
PLN Runners Bertekad Sukseskan PLN Mobile Color Run 2025 di Palembang
Program Ikatan Kerja...
Program Ikatan Kerja PT PLN (Persero) Resmi Dibuka, Ini Persyaratannya!
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
PLN Startup Day 2025...
PLN Startup Day 2025 Dukungan Kembangkan Startup Greentech Indonesia
Viral, Tiang Listrik...
Viral, Tiang Listrik Berdiri di Tanah Warga, Mau Dipindah PLN Minta Rp12,6 Juta
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
1 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
1 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
1 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
2 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
2 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved