Hatta : RI harus hasilkan produk bernilai tinggi

Jum'at, 19 April 2013 - 10:07 WIB
Hatta : RI harus hasilkan...
Hatta : RI harus hasilkan produk bernilai tinggi
A A A
Sindonews.com - Ekonomi kreatif merupakan gelombang keempat dalam tahapan perkembangan ekonomi setelah ekonomi pertanian,industri dan ekonomi informasi. Pembangunan ekonomi kreatif sangat tergantung pada unsur manusia sebagai sentral keterbukaan informasi, proteksi, jaringan atau akses ke pasar.

"Manusia merupakan sentral dalam pertumbuhan ekonomi kreatif," kata Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa pada seminar "Kelas Menengah dan Ekonomi Kreatif" di universitas Udayana, Bali, Jumat 19/4/2013).

Menurut Hatta, kelas menengah di Indonesia saat ini tumbuh signifikan, yang menumbuhkan peluang berkembangnya ekonomi kreatif.

"Ke depan, Indonesia harus dilihat sebagai penghasil produk dengan cita rasa dan nilai tinggi, bukan sekedar pangsa pasar besar yang memenuhi skala ekonomi," ujar Hatta.

Sementara itu, Pembantu Rektor I bidang Akademis Fakultas Ekonomi Universitas Udayana, I Komang Gde Bendesa mengatakan, pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia harus didukung oleh industri kreatif yang secara kultural mendapatkan ruang luas di Bali.

"Inovasi memang masih dimiliki kelas menengah di perkotaan, namun masalah utama di Indonesia adalah birokrasi pemerintah yang tidak efisien, maraknya korupsi dan ketidakcukupan infrastruktur," ujar I Komang.

Untuk itu, kalangan kampus meminta peran pemerintah dalam menghasilkan kebijakan yang mendukung perlindungan hak cipta dan persaingan usaha.

"Bila kelas menengah hendak bertransformasi dari konsumen menjadi wirausaha, maka diperlukan kebijakan yang mendukung munculnya inovasi" pungkasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
12 menit yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
1 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
10 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
10 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
10 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved