Dual price BBM dinilai hanya pencitraan pemerintah

Sabtu, 20 April 2013 - 18:32 WIB
Dual price BBM dinilai...
Dual price BBM dinilai hanya pencitraan pemerintah
A A A
Sindonews.com - Kebijakan pemerintah yang akan menerapkan dua harga (dual price) bahan bakar minyak (BBM) dalam rangka pengendalian subsidi BBM dinilai hanya pencitraan.

“Lebih banyak pencitraan dengan menyatakan bahwa roda dua dan kendaraan umum tidak dinaikkan harga BBM-nya. Sayangnya, pencitraan itu malah menimbulkan kekacauan,” kritik Anggota Komisi VII DPR, Ismayatun ketika dihubungi Sindonews, Sabtu (20/4/2013).

Lebih lanjut, Ismayatun menyatakan bahwa Fraksi PDIP akan mengawasi pelaksanaan kebijakan ini, agar bermanfaat bagi rakyat.

“(Kebijakan kenaikan harga BBM) itu memang kewenangan pemerintah sepenuhnya. Namun kami akan awasi pelaksanaannya, apakah bermanfaat untuk rakyat atau tidak,” ujarnya.

Hal ini karena Ismayatun tidak ingin kebijakan tersebut menimbulkan efek keresahan di kalangan masyarakat, yang akan memberi imbas kepada wakil rakyat di DPR.

“Kami tidak ingin kebijakan ini menimbulkan keresahan yang pada akhirnya imbasnya sampai kepada kami. Kami (PDIP) di parlemen sudah tegas menolak (rencana pengurangan subsidi BBM),” ujar Ismayatun.

Sebelumnya, Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo menyatakan bahwa persiapan untuk menerapkan kebijakan dual price BBM bersubsidi akan rampung akhir bulan ini. Pemerintah juga optimistis kebijakan yang akan mulai diterapkan pada Mei mendatang akan berjalan lancar.

Seperti diketahui, tiap SPBU akan menjual BBM bersubsidi dengan harga berbeda. Sementara untuk mobil pribadi akan ada SPBU khusus yang melayani dengan harga Rp6.500 per liter. Sedangkan untuk sepeda motor dan angkutan umum disediakan SPBU yang menjual BBM subsidi dengan harga Rp4.500 per liter.

Untuk wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi ada sekitar 750 SPBU, sekitar 55-60 persen akan menjual BBM bersubsidi dengan harga Rp4.500 per liter. Sedangkan untuk daerah terpencil yang hanya memiliki satu SPBU, tercatat ada 34 SPBU, diantaranya berada di Papua dan Maluku.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Naik Mulai Maret 2026, Ini Daftar Terbarunya
3 Jenis BBM Pertamina...
3 Jenis BBM Pertamina Naik, Intip Perbandingan Harga dengan Shell, Vivo dan BP
BBM Nonsubsidi Naik...
BBM Nonsubsidi Naik Drastis per 18 April 2026, Mobil Premium dan Pajero-Fortuner Paling Boncos!
Pemanfaatan BBM Subsidi...
Pemanfaatan BBM Subsidi Selama Ini Dinilai Salahi Prinsip Keadilan
Kenaikan BBM Mendadak,...
Kenaikan BBM Mendadak, SPBU di Gunungkidul Pilih Tutup hingga Mesin Disesuaikan Harga
Harga BBM Naik, Isi...
Harga BBM Naik, Isi Tangki Full City Car Honda Brio Butuh Setengah Juta Rupiah
Berita Terkini
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
1 jam yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
4 jam yang lalu
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
13 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
13 jam yang lalu
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
14 jam yang lalu
Pertamina Jamin Stok...
Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
14 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved