Kadin DIY siap bersinergi dalam pembangunan
Senin, 22 April 2013 - 14:07 WIB
Kadin DIY siap bersinergi dalam pembangunan
A
A
A
Sindonews.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY siap membantu kabupaten dalam mempercepat pembangunan karena pengusaha memiliki peran strategis dalam pembangunan di kabupaten/kota. Selama ini, pengusaha banyak menciptakan peluang usaha untuk mengentaskan kemiskinan dan pengangguran.
“Kadin adalah mitra pemerintah dalam mempercepat pembangunan,” jelas Caretaker Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY Gonang Djuliastono, saat melakukan audiensi dengan Pemkab Kulonprogo di Joglo Kulonprogo, Senin (22/4/2013).
Menurutnya, sisa satu tahun kepengurusan ini akan dipakai untuk memaksimalkan program kerja yang telah ada. Salah satunya melakukan konsolidasi dengan pengurus agar manfaat dalam Kadin kian dirasakan.
Selama ini jumlah anggota Kadin di masyarakat masih sangat minim. Kadin hanya sekitar 1 persen dari jumlah penduduknya. Ini masih kalah jauh dengan politisi yang bisa mencapai 5 persen. Padahal kadin merupakan entrepreneur yang bisa menciptakan dan membuka lapangan kerja.
“Sebagai mitra, Kadin berharap sisi legalitas dan perizinan dibuat lebih mudah. Jika perlu semua proses pengadaan barang wajib menyeratkan KTA (kartu tanda anggota) Kadin,” tegasnya.
Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo mengatakan, selama ini menggunakan dua pilar dalam membangun di Kulonprogo, yakni dengan mega proyek dan membangun ekonomi kerakyatan. Keduanya sama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memberdayakan tenaga kerja, mengurangi kemiskinan dan pengangguran.
“Bedah rumah dan bela beli Kulonprogo adalah ranting kecil untuk mensejahterakan penduduk,” jelasnya.
“Kadin adalah mitra pemerintah dalam mempercepat pembangunan,” jelas Caretaker Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY Gonang Djuliastono, saat melakukan audiensi dengan Pemkab Kulonprogo di Joglo Kulonprogo, Senin (22/4/2013).
Menurutnya, sisa satu tahun kepengurusan ini akan dipakai untuk memaksimalkan program kerja yang telah ada. Salah satunya melakukan konsolidasi dengan pengurus agar manfaat dalam Kadin kian dirasakan.
Selama ini jumlah anggota Kadin di masyarakat masih sangat minim. Kadin hanya sekitar 1 persen dari jumlah penduduknya. Ini masih kalah jauh dengan politisi yang bisa mencapai 5 persen. Padahal kadin merupakan entrepreneur yang bisa menciptakan dan membuka lapangan kerja.
“Sebagai mitra, Kadin berharap sisi legalitas dan perizinan dibuat lebih mudah. Jika perlu semua proses pengadaan barang wajib menyeratkan KTA (kartu tanda anggota) Kadin,” tegasnya.
Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo mengatakan, selama ini menggunakan dua pilar dalam membangun di Kulonprogo, yakni dengan mega proyek dan membangun ekonomi kerakyatan. Keduanya sama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memberdayakan tenaga kerja, mengurangi kemiskinan dan pengangguran.
“Bedah rumah dan bela beli Kulonprogo adalah ranting kecil untuk mensejahterakan penduduk,” jelasnya.
(gpr)
Lihat Juga :