Hatta akan kembali kaji rencana kenaikan BBM
Sabtu, 27 April 2013 - 10:18 WIB
Hatta akan kembali kaji rencana kenaikan BBM
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Hatta Rajasa akan kembali mengkaji rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang akan diberlakukan pada Mei mendatang. Hal tersebut akan dibahasnya bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Jero Wacik.
"Secara teknis itu masih digodok di Menteri ESDM, masih belum diputuskan. Harus dikaji secara mendalam," ujar Hatta saat ditemui disela acara Jalan Sehat Universitas Muhammadiyah Tangerang, Sabtu (27/4/2013).
Dia menuturkan, pengkajian dilakukan mengingat akan banyak dampak ditimbulkan. Termasuk infrastruktur pedesaan, dan mengakali agar masyarakat mampu tidak lagi menikmati BBM bersubsidi.
Hal yang juga harus dipertimbangkan menurut Hatta seperti daya beli masyarakat dan inflasi. "Kita juga harus pikirkan bagaimana kehidupan masyarakat setelah kenaikan BBM," ujarnya.
Apalagi, lanjut dia, konsepnya akan menerapkan dua harga. "Ini kan baru pertama kali dipraktikkan nantinya, harus ada pengkajian lebih mendalam," kata Hatta yang juga menjabat sebagai pelaksana Tugas (Plt) Menteri Keuangan itu.
Seperti diketahui, pemerintah akan menetapkan dua harga (dual price) untuk BBM bersubsidi. Di mana untuk angkutan umum dan motor, harga premium tetap Rp4.500/liter, sedangkan untuk mobil pribadi diterapkan harga baru dengan kisaran Rp6.500 sampai Rp7.000/liter. Rencananya, skema dual price ini sudah bisa diterapkan mulai Mei mendatang.
"Secara teknis itu masih digodok di Menteri ESDM, masih belum diputuskan. Harus dikaji secara mendalam," ujar Hatta saat ditemui disela acara Jalan Sehat Universitas Muhammadiyah Tangerang, Sabtu (27/4/2013).
Dia menuturkan, pengkajian dilakukan mengingat akan banyak dampak ditimbulkan. Termasuk infrastruktur pedesaan, dan mengakali agar masyarakat mampu tidak lagi menikmati BBM bersubsidi.
Hal yang juga harus dipertimbangkan menurut Hatta seperti daya beli masyarakat dan inflasi. "Kita juga harus pikirkan bagaimana kehidupan masyarakat setelah kenaikan BBM," ujarnya.
Apalagi, lanjut dia, konsepnya akan menerapkan dua harga. "Ini kan baru pertama kali dipraktikkan nantinya, harus ada pengkajian lebih mendalam," kata Hatta yang juga menjabat sebagai pelaksana Tugas (Plt) Menteri Keuangan itu.
Seperti diketahui, pemerintah akan menetapkan dua harga (dual price) untuk BBM bersubsidi. Di mana untuk angkutan umum dan motor, harga premium tetap Rp4.500/liter, sedangkan untuk mobil pribadi diterapkan harga baru dengan kisaran Rp6.500 sampai Rp7.000/liter. Rencananya, skema dual price ini sudah bisa diterapkan mulai Mei mendatang.
(izz)
Lihat Juga :