Agus Marto: Target inflasi 7,76% cukup menantang
Selasa, 04 Juni 2013 - 16:07 WIB
Agus Marto: Target inflasi 7,76% cukup menantang
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo menyebut target angka inflasi yang dikeluarkan BI sebesar 7,76 persen tahun ini cukup menantang pemerintah.
"Angka inflasi BI sebesar 7,76 persen, menurut kami sudah menantang dan untuk mencapai angka inflasi sebesar 7,2 persen membuat pekerjaan rumah (PR) pemerintah banyak sekali," ujarnya di gedung DPR, Jakarta, Selasa (4/6/2013).
Menurutnya, yang membuat angka inflasi tahunan sampai pada angka 7,76 persen, karena adanya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), terutama harga solar.
"Kami meyakini kalau ada kenaikan harga BBM dan solar, inflasi jadi 7,76 persen. Bagi kami, based linenya dari 4,9 persen sudah mencapai 5,58 persen dan kalau ada peningkatan BBM bersubsidi bisa mencapai 7,76 persen," paparnya.
Dia khawatir apabila asumsi inflasi 2013 hanya ditetapkan dari 6,8 sampai 7,2 persen, maka target tersebut bisa dianggap tidak realistis. Namun, Agus percaya pemerintah dapat memitigasi dampak inflasi akibat kenaikan harga BBM sehingga target inflasi di bawah 7,76 persen masih bisa dicapai.
"Kalau 6,8 persen sampai 7,2 persen, kami khawatir. Tapi pemerintah memberikan assurance dalam mitigasi harga pangan, harga transportasi ini semua pemerintah. Dan pemerintah betul-betul lakukan antisipasi terkait pangan agar inflasi jangan sampai melejit," pungkas dia.
"Angka inflasi BI sebesar 7,76 persen, menurut kami sudah menantang dan untuk mencapai angka inflasi sebesar 7,2 persen membuat pekerjaan rumah (PR) pemerintah banyak sekali," ujarnya di gedung DPR, Jakarta, Selasa (4/6/2013).
Menurutnya, yang membuat angka inflasi tahunan sampai pada angka 7,76 persen, karena adanya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), terutama harga solar.
"Kami meyakini kalau ada kenaikan harga BBM dan solar, inflasi jadi 7,76 persen. Bagi kami, based linenya dari 4,9 persen sudah mencapai 5,58 persen dan kalau ada peningkatan BBM bersubsidi bisa mencapai 7,76 persen," paparnya.
Dia khawatir apabila asumsi inflasi 2013 hanya ditetapkan dari 6,8 sampai 7,2 persen, maka target tersebut bisa dianggap tidak realistis. Namun, Agus percaya pemerintah dapat memitigasi dampak inflasi akibat kenaikan harga BBM sehingga target inflasi di bawah 7,76 persen masih bisa dicapai.
"Kalau 6,8 persen sampai 7,2 persen, kami khawatir. Tapi pemerintah memberikan assurance dalam mitigasi harga pangan, harga transportasi ini semua pemerintah. Dan pemerintah betul-betul lakukan antisipasi terkait pangan agar inflasi jangan sampai melejit," pungkas dia.
(izz)
Lihat Juga :