Chatib ngaku sudah menghubungi para pelaku pasar

Jum'at, 14 Juni 2013 - 18:40 WIB
Chatib ngaku sudah menghubungi...
Chatib ngaku sudah menghubungi para pelaku pasar
A A A
Sindonews.com - Pemerintah mengaku sudah mengupayakan agar kepercayaan pasar tetap terjaga dalam kondisi ekonomi global dan nasional yang terjadi sekarang ini.

Menteri Keuangan (Menkeu), M Chatib Basri mengaku sudah menghubungi para pelaku pasar tentang kebijakan pemerintah agar mereka tenang. Pemerintah, menurut dia, harus mempunyai strategi.

"Itu sebabnya sejak Senin malam (10/6/2013, saya komunikasi terus dengan pak Agus (Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo). Selasa kita bicara dengan Kementerian BUMN. Hari Rabunya langsung conference call dengan investor saham dan obligasi untuk mengetahui tentang policy-policy pemerintah itu apa. Jadi mereka well informed," ujarnya di gedung Kemenkeu Jumat (14/6/2013).

Malamnya, lanjut dia, Forum Koordinasi Stabilitas Sistem Keuangan (FKSSK) melakukan rapat yang membicarakan strategi mengatasi kelemahan domestik dalam mengantisipasi kondisi global yang tidak menentu. Sehingga pemerintah dapat mengantisipasi dalam jangka panjang.

"Jadi market punya informasi yang baik tentang policy pemerintah apa dan langkah-langkah pemerintah apa. Jadi rupiah relatif stabil. Stock market juga naik 3 persen," jelas Chatib.

Sementara, Wakil Menteri Keuangan, Mahendra Siregar mengatakan, dalam rapat FKSSK tersebut membahas strategi dan koordinasi antar lembaga pemerintah agar semakin kompak dalam menghadapi tekanan ekonomi.

"Di situ kami sepakat untuk melanjutkan koordinasi FKSSK yang baik, teruji dengan komunikasi seminggu ini dari masing-masing lini institusi ini, agar saling mengisi dan memperkuat sebagai langkah antisipasi situasi global," jelas Mahendra.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
2 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
3 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
5 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
5 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
5 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved