Harga minyak di Asia terdongkrak pelemahan dolar

Jum'at, 26 Juli 2013 - 11:10 WIB
Harga minyak di Asia...
Harga minyak di Asia terdongkrak pelemahan dolar
A A A
Sindonews.com - Setelah mengalami penurunan selama hampir sepekan, harga minyak di perdagangan Asia hari ini naik, didorong pelemahan dolar, tapi kekhawatiran atas ekonomi China menahan keuntungan.

Kontrak utama New York, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September, naik lima sen menjadi USD105,54 per barel pada perdagangan pagi. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk September, menambah 12 sen menjadi USD107,77 per barel.

"Kami melihat kenaikan moderat dan harga didukung oleh dolar yang sedikit melemah," kata Victor Shum, managing director konsultan IHS Purvin and Gertz, seperti dilansir dari AFP, Jumat (26/7/2013).

Minyak yang dihargakan dalam dolar menjadi lebih murah ketika greenback melemah, sehingga memperkuat permintaan dan mendorong harga lebih tinggi.

Namun, Shum melihat kenaikan tertutupi kekhawatiran atas perlambatan ekonomi terbesar kedua di dunia, China.

"China faktor penting dan ada lebih banyak data yang menunjukkan bahwa ekonomi sedang melambat. China diperkirakan akan menjelaskan sebagian besar permintaan minyak ke depan dan dengan perlambatan ekonomi, kenaikan berjangka minyak akan terbatas," jelasnya.

Data terbaru China pada Rabu (24/7/2013) lalu, menunjukkan aktivitas manufaktur negara itu pada Juli kontraksi ke level terendah dalam 11 bulan. Di mana indeks manajer pembelian (PMI) awal perusahaan China yang dirilis HSBC terpukul 47,7 poin, turun dari 48,2 poin pada akhir Juni, terendah sejak Agustus lalu.

Perekonomian China telah melemah tahun ini, dengan pertumbuhan pada periode April-Juni 2013 mencelup menjadi 7,5 persen, dari 7,7 persen pada kuartal pertama dan 7,9 persen pada Oktober-Desember 2012.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Soal Hapus Pajak JHT,...
Soal Hapus Pajak JHT, Purbaya Masih Tunggu Data BPJS Ketenagakerjaan
23 menit yang lalu
Heboh Pengadaan Kipas...
Heboh Pengadaan Kipas Angin Kopdes Rp1,8 Triliun, Menkop Ferry: Saya Tidak Tahu
50 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Percepat Pasok BBM ke SPBU, Ajak Masyarakat Awasi Penyalahgunaan Subsidi
1 jam yang lalu
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
1 jam yang lalu
Perang dengan AS Kian...
Perang dengan AS Kian Memanas, Iran Ancam Hentikan Semua Ekspor Energi dari Timur Tengah
2 jam yang lalu
Menteri PU Jawab Isu...
Menteri PU Jawab Isu Keponakan Jadi Komisaris: Lu Bisa Buktikan, Gue Kasih Umrah
12 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved