Harga minyak di Asia bervariasi

Rabu, 31 Juli 2013 - 10:32 WIB
Harga minyak di Asia...
Harga minyak di Asia bervariasi
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia hari ini bervariasi, karena dealer bersikap hati-hati menunggu kesimpulan pertemuan kebijakan Federal Reserve AS (Fed).

Kontrak utama New York, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September, naik 30 sen menjadi USD103,38 per barel pada perdagangan pagi. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman September turun empat sen menjadi USD106,87 per barel.

Investor menunggu pernyataan dari Komite Pasar Terbuka Federal (FMOC) pada akhir pertemuan dua hari, Rabu waktu setempat, yang berharap mendapat petunjuk kapan pengurangan skema pembelian obligasi USD85 miliar per bulan dimulai.

"Fed terus menjadi perhatian investor. Acara utama (Rabu) kesimpulan dari pertemuan FOMC, dengan sebagian besar mengharapkan September lonjong," kata Kelly Teoh, ahli strategi pasar IG Markets, Singapura.

Analis lain mengatakan, Fed tidak akan mengumumkan perubahan besar dari laporan sebelumnya, bahwa waktu tergantung seberapa kuat perekonomian negara.

"Ini mungkin akan lebih sama, di mana Fed mengulangi sikap mereka mencari jalan lancip ketika kondisi tertentu terpenuhi," kata Jason Hughes, kepala perdagangan penjualan CMC Markets, Singapura, seperti dilansir dari AFP, Rabu (31/7/2013).

Dalam beberapa waktu, Teoh berpendapat, harga minyak diperkirakan akan mengalami tren melemah setelah WTI merosot di bawah level support sebesar USD104, akibat pertumbuhan global lebih lambat yang menyebabkan permintaan penyok.

"Dukungan yang mendasari harga energi dari ketegangan geopolitik di Timur Tengah, optimisme permintaan global dan persediaan rendah. Faktor-faktor ini terlihat singkat dan berkurang," tandas Teoh.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
6 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
6 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
8 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
9 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
9 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved