Suku bunga 7% dan LTV tak akan kurangi angka KPR

Sabtu, 31 Agustus 2013 - 11:45 WIB
Suku bunga 7% dan LTV...
Suku bunga 7% dan LTV tak akan kurangi angka KPR
A A A
Sindonews.com - Pengamat ekonomi yang juga Sekretaris Komite Ekonomi Nasional (KEN), Aviliani berpendapat, kenaikan suku bunga (BI rate) sebesar 50 basis poin menjadi 7,00 persen tidak akan menyurutkan minat orang membeli rumah (KPR dan KPA). Karena rumah dan properti merupakan aset investasi yang baik.

Tapi, di satu sisi hal ini akan berdampak negatif karena pertumbuhan di sektor produktif tidak terdorong, justru terus ditopang konsumsi.

"Nah efeknya kan jadi enggak bagus, karena nanti pertumbuhan enggak ke sektor produktif dong. Tapi, ke konsumtif," ujar Aviliani di Hotel Four Seasons, Jakarta, Jumat (30/8/2013).

Menurutnya, penerapan pengetatan rasio pinjaman terhadap aset atau Loan to Value ratio (LTV) sebagai bauran kebijakan Bank Indonesia (BI) tidak akan berpengaruh banyak mengurangi kredit pada sektor perumahan. Sebab, sebagai negara yang memiliki jumlah kelas menengah-atas cukup besar, membayar uang muka dan cicilan KPR dirasa bukanlah sebuah masalah.

Seperti diketahui, BI terpaksa menaikkan suku bunga karena gejolak ekonomi. Hingga pertengahan tahun ini BI telah menaikkan suku bunga sebanyak tiga kali. Pertama, pada 13 Juni 2013, tingkat suku bunga 5,75 persen dinaikkan menjadi 6,00 persen. Kemudian, pada 11 Juli 2013, BI kembali menaikkan suku bunga ke posisi 6,50 persen.

BI sempat menahan suku bunga di angka 6,50 persen pada 15 Agustus 2013. Namun, merosotnya nilai tukar rupiah dan pasar modal membuat mereka kembali menaikan suku bunga menjadi 7,00 persen, Kamis (29/8/2013).
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI-Rate Tetap di Level...
BI-Rate Tetap di Level 6,25 Persen
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Perry Warjiyo Ungkap...
Perry Warjiyo Ungkap Ada Ruang Penurunan BI Rate di Penutup Tahun 2024
Breaking News! BI Pangkas...
Breaking News! BI Pangkas Suku Bunga Jadi 6%
4 Kali Pangkas Suku...
4 Kali Pangkas Suku Bunga Acuan, Gubernur Perry: BI Rate Masih Bisa Turun Lagi
Ekonom: BI Berpeluang...
Ekonom: BI Berpeluang Lanjutkan Pemangkasan BI Rate hingga 5,50% Akhir 2024
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
29 menit yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
7 Gejala Awal Penyakit...
7 Gejala Awal Penyakit Ginjal yang Terlihat di Kaki dan Tangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved