Pemerintah diminta evaluasi FTA

Selasa, 10 September 2013 - 15:42 WIB
Pemerintah diminta evaluasi...
Pemerintah diminta evaluasi FTA
A A A
Sindonews.com - Ketergantungan Indonesia terhadap produk impor mestinya menjadi perhatian pemerintah Indonesia, agar tekanan devisa tidak terlalu tinggi.

Ekonom sekaligus Ketua Dewan Pakar Forum Ekonomi Jawa Barat (FEJ) Ina Primiana mengatakan, salah satu solusi jangka panjang yang bisa dilakukan pemerintah Indonesia yaitu tidak perlu melalukan Free Trade Agreement (FTA) baru.

Menurutnya, pemerintah seharusnya mengevaluasi FTA dengan sejumlah negara maju yang dirasa merugikan industri dalam negeri. "Evaluasi ini sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap produk impor," kata dia, Selasa (10/9/2013).

Ina mengatakan, perubahan struktur makro ekonomi Jabar mesti di tanggulangi serius oleh pemerintah daerah. Kinerja ekonomi mesti di jaga jangan sampai terpuruk pada level terendah. Salah satunya meningkatkan ekspor dan mengurangi ketergantungan pada bahan baku impor.

Selain itu, ancaman krisis ekonomi juga mesti di antisipasi pemerintah. Cadangan devisa yang disampaikan mencapai USD92,67 miliar ternyata terpangkas untuk membayar utang jangka pendek sekitar 55,7 persen.

"Necara perdagangan Jabar masih surplus USD3 miliar. Kondisi ini mesti di jaga agar tidak merosot," katanya.

Beberapa upaya yang bisa dilakukan Pemprov Jabar yaitu memperbaiki suplai produk. Caranya memperkuat industri dalam negeri dengan menghilangkan berbagai hambatan birokrasi, infsrastruktur, buruh, dan lainnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi Jawa Barat Melambat,...
Ekonomi Jawa Barat Melambat, PPKM Jadi Penyebabnya
Ekonomi Jabar Anjlok,...
Ekonomi Jabar Anjlok, Ridwan Kamil Minta Belanja Rutin Dimaksimalkan
Jawa Barat Diharapkan...
Jawa Barat Diharapkan Jadi Motor Pemulihan Ekonomi Nasional
Pulihkan Ekonomi Warga...
Pulihkan Ekonomi Warga Jawa Barat melalui JaFest 2021
Ekonomi Jawa Barat Melambat,...
Ekonomi Jawa Barat Melambat, Ini Kata Kepala BI
Pemerintah Cabut Izin...
Pemerintah Cabut Izin Operasional 58 Perusahaan di Jawa Barat
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
9 jam yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
9 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
9 jam yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
10 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
10 jam yang lalu
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved