Akhir pekan, rupiah diproyeksi kembali terapresiasi
Jum'at, 20 September 2013 - 08:37 WIB
Akhir pekan, rupiah diproyeksi kembali terapresiasi
A
A
A
Sindonews.com - Hasil sidang Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) turut mempengaruhi laju pergerakan rupiah yang akhirnya bisa kembali menguat pada perdagangan kemarin. Begitu pula pada pergerakan akhir pekan ini, rupiah diproyeksi mampu ditutup dengan posisi perkasa di zona hijau.
"Laju rupiah melewati target resisten Rp11.455/USD. Rentang rupiah hari ini akan berada pada Rp11.253-11.288/USD (kurs tengah BI)," prediksi Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada, Jumat (20/9/2013).
Dari luar negeri, perpanjangan stimulus The Fed dan masih bertahannya tingkat suku bunga rendah AS memberikan penilaian bahwa supply USD di pasar masih akan bertambah dan akan membuat USD mengalami pelemahan.
Sentimen ini juga turut berimbas positif pada laju mata uang Asia lainnya. Dengan hasil sidang tersebut juga membuat permintaan akan mata uang yang dinilai save heaven kian berkurang dan dimanfaatkan pergerakan mata uang Asia yang mencoba rebound.
Kemarin, Posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada di level Rp10.847/USD, menguat mencapai 477 poin dibanding haris ebelumnya di Rp11.324/USD.
Adapun, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI di level Rp11.278/USD, terapresiasi sebanyak 214 poin dibanding hari Rabu (18/9/2013) di level 11.492/USD.
"Laju rupiah melewati target resisten Rp11.455/USD. Rentang rupiah hari ini akan berada pada Rp11.253-11.288/USD (kurs tengah BI)," prediksi Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada, Jumat (20/9/2013).
Dari luar negeri, perpanjangan stimulus The Fed dan masih bertahannya tingkat suku bunga rendah AS memberikan penilaian bahwa supply USD di pasar masih akan bertambah dan akan membuat USD mengalami pelemahan.
Sentimen ini juga turut berimbas positif pada laju mata uang Asia lainnya. Dengan hasil sidang tersebut juga membuat permintaan akan mata uang yang dinilai save heaven kian berkurang dan dimanfaatkan pergerakan mata uang Asia yang mencoba rebound.
Kemarin, Posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada di level Rp10.847/USD, menguat mencapai 477 poin dibanding haris ebelumnya di Rp11.324/USD.
Adapun, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI di level Rp11.278/USD, terapresiasi sebanyak 214 poin dibanding hari Rabu (18/9/2013) di level 11.492/USD.
(rna)