Wamenkeu: Minim impor, LCGC tingkatkan nilai tambah

Senin, 23 September 2013 - 12:33 WIB
Wamenkeu: Minim impor,...
Wamenkeu: Minim impor, LCGC tingkatkan nilai tambah
A A A
Sindonews.com - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Mahendra Siregar mengatakan, kehadiran Low Cost Green Car (LCGC) atau mobil murah ramah lingkungan akan meningkatkan nilai tambah (value added), karena tidak bertumpu pada bahan impor.

Pasalnya, mayoritas komponen LCGC dibuat secara lokal dan akan ada efek berkelanjutan apabila menggunakan komponen dalam negeri.

"Jadi mestinya ada multiplier effect maupun juga ada added value yang lebih tinggi dari mobil non-LCGC," ujar Mahendra di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Senin (23/9/2013).

Dia juga berharap keberadaan LCGC dapat segera meningkatkan investasi. Menurut Mahendra, investasi LCGC nantinya tidak akan memakan belanja modal yang banyak.

Pasalnya, pabrikan otomotif dapat mengembangkan LCGC tanpa meningkatkan belanja mesin (belanja modal) dengan signifikan.

"Dari segi barang modal itu tidak banyak kepada investasi mesin baru sama sekali, dan lebih kepada pemanfaatan kapasitas yang sudah ada di sini," pungkas Mahendra.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sambut Diskon Akhir...
Sambut Diskon Akhir Tahun, Ini Harga Terlengkap Mobil LCGC 2022
Mobil Listrik Ancam...
Mobil Listrik Ancam Eksistensi LCGC, Harga Murah Tinggal Kenangan?
5 Alasan Membeli Mobil...
5 Alasan Membeli Mobil LCGC di 2022
Daftar Harga Mobil Murah...
Daftar Harga Mobil Murah yang Tak Lagi Murah: Rincian Lengkap LCGC Juli 2025
Alarm untuk Mobil Rakyat:...
Alarm untuk Mobil Rakyat: Penjualan LCGC Anjlok, Sinyal Bahaya Ekonomi?
Napas Buatan untuk Mobil...
Napas Buatan untuk Mobil Rakyat: Insentif LCGC Diperpanjang di Tengah Penjualan yang Sekarat
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
10 jam yang lalu
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
10 jam yang lalu
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
11 jam yang lalu
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
11 jam yang lalu
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
12 jam yang lalu
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
13 jam yang lalu
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved