Harga minyak di Asia lebih rendah

Selasa, 24 September 2013 - 13:26 WIB
Harga minyak di Asia...
Harga minyak di Asia lebih rendah
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia hari ini kembali turun, karena berkurangnya kekhawatiran pasokan di Timur Tengah. Data positif ekonomi Eropa dan China ikut menutup kerugian.

Kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November turun dua sen menjadi USD103,57 per barel pada perdagangan sore. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman November turun tiga sen menjadi USD108,13 per barel.

WTI merosot USD1,16 di New York dan Brent turun USD1,06 pada perdagangan di London.

"Harga minyak melemah ... karena output lebih tinggi dari minyak mentah di Irak dan potensi peningkatan hubungan AS-Iran, mengurangi kekhawatiran tehadap pasokan," kata Teoh Say Hwa, kepala investasi Phillip Futures, Singapura, seperti dilansi dari AFP.

Pejabat pemerintah Irak, produsen minyak terbesar kedua di OPEC mengatakan, bahwa negara telah memulihkan output normal setelah menyelesaikan pekerjaan perbaikan pada kebocoran pipa.

Uni Eropa mengumumkan bahwa menteri luar negeri Iran akan bertemu kekuatan utama pekan ini atas program nuklir Teheran dalam sejarah pembicaraan tingkat tinggi dengan Amerika Serikat.

Sanksi terhadap Iran oleh negara-negara Barat atas dugaan membangun sebuah bom nuklir telah menyebabkan ekspor minyak turun lebih dari setengah, di bawah satu juta barel per hari. Teheran menegaskan program nuklirnya adalah untuk tujuan damai.

Teoh mengatakan, penurunan harga minyak dibatasi data manufaktur yang positif dari China dan Zona Euro.

Di sisi lain, HSBC mencatat indeks manajer pembelian (PMI) awal perusahaan manufaktur China pada September mencapai angka tertinggi enam bulan sebesar 51,2 poin. Sementara PMI aktivitas bisnis di 17 negara zona euro mencapai angka tertinggi dalam 27 bulan sebesar 52,1 poin.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
2 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
3 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
5 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
5 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved