Kebijakan mobil murah ciptakan kebohongan publik

Sabtu, 28 September 2013 - 15:40 WIB
Kebijakan mobil murah...
Kebijakan mobil murah ciptakan kebohongan publik
A A A
Sindonews.com - Langkah pemerintah pusat menggalakan mobil murah dan ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC) bagi masyarakat hingga kini menjadi polemik. Dewan Transportasi kota menilai mobil yang diklaim murah dan ramah lingkungan tersebut menciptakan kebohongan publik.

Menurut Anggota Dewan Transportasi Kota, Tulus Abadi, kehadiran mobil murah justru menimbulkan kerugian negara mencapai Rp10 triliun. Sebab, pemerintah berkewajiban membayar kompensasi 10 persen dari pajak pertambahan nilai.

"Saya mencatat, mobil LCGC ini diberikan kompensasi sebesar 10 persen dari PPN Barang Mewah (PPNBM). Maka, minimal dalam setahun pemerintah kehilangan Rp10 triliiun dari mobil LCGC," kata Tulus dalam diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (28/9/2013).

Menurut Tulus, kebijakan mobil murah harus dihentikan. Sebab, kehadiran mobil justru merusak regulasi dan menguntungkan pengusaha besar. Dia pun menamakannya, kepentingan modal.

"Mobil LCGC merupakan kebijakan predator dan mengandung sembilan kebohongan," ungkapnya.

Selain itu, kata Tulus, mobil yang digadang-gadang ramah lingkungan tersebut dinilai akan memakan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) lebih tinggi.

"Belum lagi subsidi BBM yang pasti akan melambung setinggi langit dengan target pertumbuhan industri otomotoif khususnya LCGC yang dipatok setiap tahun bisa mencapai 600 ribu unit," ungkap pria yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) tersebut.

Seperti diberitakan, LCGC menuai pro dan kontra dari berbagai pihak. Salah satunya dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi. Dia mengkritik kebijakan pemerintah pusat tersebut karena akan memperparah kemacetan di Ibukota Jakarta.

Di sisi lain, pemerintah beralasan mobil murah diperuntukkan kalangan menengah ke bawah yang ingin memiliki mobil. Pemerintah juga ingin LCGC dapat diekspor.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mobil Listrik Ancam...
Mobil Listrik Ancam Eksistensi LCGC, Harga Murah Tinggal Kenangan?
Sambut Diskon Akhir...
Sambut Diskon Akhir Tahun, Ini Harga Terlengkap Mobil LCGC 2022
5 Alasan Membeli Mobil...
5 Alasan Membeli Mobil LCGC di 2022
Napas Buatan untuk Mobil...
Napas Buatan untuk Mobil Rakyat: Insentif LCGC Diperpanjang di Tengah Penjualan yang Sekarat
Daftar Harga Mobil Murah...
Daftar Harga Mobil Murah yang Tak Lagi Murah: Rincian Lengkap LCGC Juli 2025
Alarm untuk Mobil Rakyat:...
Alarm untuk Mobil Rakyat: Penjualan LCGC Anjlok, Sinyal Bahaya Ekonomi?
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
8 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
9 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
10 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
12 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
12 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
12 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved