Harga minyak di Asia tertekan situasi AS

Selasa, 01 Oktober 2013 - 10:34 WIB
Harga minyak di Asia...
Harga minyak di Asia tertekan situasi AS
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia hari ini tergelincir karena pemerintah Amerika Serikat (AS) berdiri di ambang shutdown (penutupan) parsial, karena kemacetan di Kongres dalam pembahasan anggaran baru.

Kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November, turun 38 sen menjadi USD101,95 per barel pada perdagangan pertengahan pagi. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk November turun 33 sen menjadi USD108,04 per barel.

Suasana krisis menyelimuti Washington pada batas waktu tengah malam (04.00 GMT) tanpa tanda-tanda kompromi antara Demokrat yang memimpin Senat dan Partai Republik untuk menghadang shutdown pertama pemerintah AS dalam 17 tahun.

"Shutdown pemerintah akan mengakibatkan penurunan permintaan minyak di konsumen terbesar dunia tersebut, menekan harga, karena ratusan ribu pegawai pemerintah akan dipaksa tinggal di rumah tanpa dibayar," kata Teoh Say Hwa, kepala investasi Phillip Futures, Singapura, seperti dilansir dari Business Standard, Selasa (1/10/2013).

Harga minyak mentah juga di bawah tekanan setelah pembicaraan penting antara Iran dan Amerika Serikat, yang mungkin dapat menyebabkan pengurangan sanksi Barat terhadap produsen minyak mentah tersebut, sehingga memungkinkan ekspor minyak lebih bebas.

Ekonomi Iran telah lumpuh oleh serangkaian sanksi PBB dan AS yang bertujuan mengakhiri program nuklir, yang diklaim Barat digunakan untuk mengembangkan senjata. "Jika sanksi berkurang, akan meningkatkan ekspor Iran dan harga minyak akan terus tertekan," kata Teoh .
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
8 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
9 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
9 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
9 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
9 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
10 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved