Askes pastikan jadi BPJS mulai 1 Januari 2014

Selasa, 01 Oktober 2013 - 15:47 WIB
Askes pastikan jadi...
Askes pastikan jadi BPJS mulai 1 Januari 2014
A A A
Sindonews.com - Direktur Perencanaan, Pengembangan dan Teknologi Informasi PT Askes, Tomo Rustianto memastikan, pada 1 Januari 2014 Askes berubah status dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi Badan Pelaksana Jaminan Sosial (BPJS). Jalur koordinasinya langsung di bawah Presiden.

"Perubahan ini dalam rangka mengoptimalkan pelayanan PT Askes untuk mendukung implementasi jaminan kesehatan nasional. Untuk menuju BPJS, Askes membangun lima kantor cabang perwakilan di lima kabupaten dan kota," katanya usai meresmikan Kantor Cabang (KC) di Mamuju, Selasa (1/10/2013).

Lima KC yang bersamaan diresmikan, yakni Lubuk Pakam Sumut pada divisi regional I, Tanjung Pinang Kepri pada divisi regional II, Soreang Jabar pada divisi regional V, Mojokerto Jatim pada divisi regional VII dan Mamuju Sulbar pada divisi regonal IX.

Pembentukan KC ini didasarkan pada jumlah peserta Askes, pelayanan kesehatan, premi dan gegografis. Perbedaan BPJS dengan BUMN, kata Tono, terletak pada hasil usaha. Di mana BUMN lebih mencari profit atau memberikan laba ke pemerintah.

Meski sejak 2007 laba dikembalikan untuk pelayanan kesehatan sejak berlaku UU No 40/2004 tentang sistem jaminan sosial nasional dan UU No 24/2011 tentang BPJS, pelayanan itu menjadi mutlak. Jika mendapatkan laba atau keuntungan, tetap dikembalikan pada pelayanan.

"Pengelolaannya sama seperti pemerintahan yang lain. Sejak 1992, haram hukumnya mengurus kartu Askes membayar. Dan pembuatannya pun maksimal lima menit. Kalau ada penyimpangan soal ini, kami langsung memecat pegawai Askes yang bersangkutan," tegas Tono.

Ruang lingkup peserta Askes nantinya lebih luas. Tidak hanya PNS, tetapi TNI, Polri maupun masyarakat umum bisa mendaftar langsung ke kantor Askes. Tono juga membuka peluang bagi warga Sulbar untuk menjadi pegawai Askes. Tentu melalui mekanisme seleksi.

"Pada 1 Januari, warga bisa mendaftar langsung. Sehingga tidak ada lagi cerita masyarakat tidak mampu yang tidak mendapat pelayanan kesehatan. Datanya kerja sama dengan pemerintah," katanya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jaga Kesehatan Hingga...
Jaga Kesehatan Hingga Usia Senja, Kamsiati Percaya Program JKN
BPJS Kesehatan Jadi...
BPJS Kesehatan Jadi Syarat Berbagai Pelayanan Publik, Berikut Penjelasannya
Dukung Perlindungan...
Dukung Perlindungan Pekerja Rentan, PJB Dapatkan Apresiasi BPJS Ketenagakerjaan
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Berikan Kado Kemudahan Klaim Manfaat bagi PMI di Hari Migran Internasional
Target Cakupan BPJS...
Target Cakupan BPJS Ketenagakerjaan
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan...
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp20 Triliun, Kejagung Dalami Upaya Kesengajaan
Berita Terkini
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
27 menit yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
51 menit yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
57 menit yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
1 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
1 jam yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
1 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved