Dibangun tahun depan, monorel di Bandung rampung 2016

Rabu, 02 Oktober 2013 - 13:19 WIB
Dibangun tahun depan,...
Dibangun tahun depan, monorel di Bandung rampung 2016
A A A
Sindonews.com - Pembangunan sarana dan prasarana monorel di kawasan Bandung Raya akan dimulai pada 2014 dan diharapkan selesai pada 2016.

"Tim sekarang sedang bekerja, kira-kira Februari atau Maret FS (feasibility study) selesai. Setelah itu persiapan teknis untuk ground breaking, mudah-mudahan pemancangan mulai Juli 2014, dan mudah-mudahan 2016 jadi," kata Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) di Bandung, Jawa Barat, Rabu (2/10/2013).

Pihaknya optimistis dalam kurun waktu dua tahun pembangunan sarana dan prasarana monorel bisa tuntas, bahkan monorel sudah bisa beroperasi.

"Itu bedanya dengan jalan tol. Kalau jalan tol, dua tahun pembebasan lahannya enggak beres. Itu salah satu kelebihan monorel, karena lebih efisien karena butuh tiang pancang saja. Otomatis pengerjaannya lebih cepat," jelasnya.

Pembangunan monorel itu terbagi lima tahap atau seksi. Seksi pertama, rute yang akan dibangun adalah Gedebage (Kota Bandung)-Jatinangor (Kabupaten Sumedang).

Untuk seksi dua hingga lima akan dibangun bertahap dan diharapkan tuntas pada 2025. Kelima seksi itu masing-masing Gedebage-Soreang (seksi II), Gedebage-Cimahi (seksi III), Gedebage-Dago (seksi IV), dan Gedebage-Malajalaya (seksi V).

"Mudah-mudahan lancar seluruh proyek besar ini mulai dari masterplan hingga pembangunannya nanti," ujar Aher.

Proyek pembangunan monorel itu merupakan kerja sama Pemprov Jawa Barat dengan China National Machinery Import and Export Corporation (CMC). Pemprov tidak mengeluarkan dana untuk pembangunan monorel tersebut.

Untuk pembangunan monorel itu, pemprov bekerja sama dengan Panghegar Group sebagai pihak swasta penanggung jawab proyek tersebut.

Direktur Utama Penghegar Group, Cecep Rukmana mengatakan, pembangunan seksi pertama monorel membutuhkan dana sekira Rp5 triliun. "Rute dari Gedebage ke Jatinangor itu sekira 28 kilometer, nantinya akan ada 11 stasiun (pemberhentian)," ucapnya.

Sementara, secara keseluruhan dibutuhkan dana sekitar Rp18 triliun untuk membangun seksi I hingga V.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Proyek MRT Jakarta Ditargetkan...
Proyek MRT Jakarta Ditargetkan Tuntas di 2028, Intip Progresnya
13 Tahun Tiang Pancang...
13 Tahun Tiang Pancang Jakarta Monorel Mangkrak
Terbang ke Jepang, Menhub...
Terbang ke Jepang, Menhub Nego Harga Proyek MRT
Stasiun Thamrin Bakal...
Stasiun Thamrin Bakal Jadi Stasiun MRT Terpanjang, Begini Penampakannya
Proyek MRT di Rawamangun...
Proyek MRT di Rawamangun Kebakaran
Pengerjaan MRT Fase...
Pengerjaan MRT Fase II, JPO Bank Indonesia Mulai Dibongkar
Berita Terkini
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
29 menit yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
40 menit yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
1 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
1 jam yang lalu
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
2 jam yang lalu
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
2 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved