Ryanair didenda Perancis USD13,5 juta

Rabu, 02 Oktober 2013 - 19:56 WIB
Ryanair didenda Perancis...
Ryanair didenda Perancis USD13,5 juta
A A A
Sindonews.com - Maskapai penerbangan Irlandia, Ryanair diperintahkan untuk membayar denda hampir 10 juta euro (USD13,5 juta) setelah dinyatakan bersalah melanggar hukum perburuhan Perancis.

Dilansir dari AFP, Rabu (2/10/2013), sebuah pengadilan di Perancis selatan, juga mendenda perusahaan 200.000 euro, setelah Ryanair secara ilegal mendaftar staf berpangkalan di bandara Marseille, Irlandia untuk menghemat uang dari gaji dan pajak.

Perusahaan telah mengatakan sebelum sidang akan mengajukan banding terhadap sanksi tersebut.

Diberitakan sebelumnya, perusahaan juga bermasalah dengan Komisi Pengawas Persaingan Inggris yang memerintahkan maskapai penerbangan tersebut memangkas sahamnya di perusahaan pesaing, Aer Lingus.

"Ryanair Holdings plc (Ryanair) akan diminta untuk menjual sahamnya 29,8 persen di Aer Lingus Group plc menjadi 5 persen," kata Komisi Pengawas dalam pernyataannya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemenhub Izinkan Maskapai...
Kemenhub Izinkan Maskapai Sesuaikan Tarif Penerbangan
Siap-siap! Warga Negara...
Siap-siap! Warga Negara Asing Bebas Keluar Masuk RI Dua Minggu Lagi
Scoot Berikan Pengalaman...
Scoot Berikan Pengalaman Perjalanan Wisata Unik di Kota Kasablanka
Sriwijaya Air Group...
Sriwijaya Air Group Sediakan Fasilitas Rapid Test bagi Calon Penumpang
Vietjet Luncurkan Rute...
Vietjet Luncurkan Rute Langsung Hanoi ke Melbourne
FlyJaya Resmi Jadi Maskapai...
FlyJaya Resmi Jadi Maskapai Terbaru di Indonesia, Terbang Perdana dari Halim ke Adisutjipto
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
4 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved