IEA: Permintaan minyak dunia didorong Eropa
Jum'at, 11 Oktober 2013 - 16:25 WIB
IEA: Permintaan minyak dunia didorong Eropa
A
A
A
Sindonews.com - Kenaikan permintaan minyak global tahun ini sedikit didorong pemulihan ekonomi Eropa, dan produksi baru yang membangun pasar minyak berubah dengan cepat.
Badan Energi Internasional (IEA) dalam tinjauan bulanan pasar minyak mengatakan, ketidakstabilan di Timur Tengah dan Afrika Utara menjaga harga tetap tinggi.
Badan ini menaikkan perkiraan permintaan minyak di seluruh dunia tahun ini dari 90 juta barel per hari menjadi 91,0 juta barel per hari (bph).
Ini berarti bahwa permintaan minyak tahun ini akan naik 1,1 persen atau sebesar 1,0 juta barel per hari dari tahun lalu, dan sebesar 1,1 juta barel per hari pada 2014, karena iklim ekonomi secara keseluruhan membaik.
Mengacu pada revolusi energi di Amerika Utara, Amerika Serikat telah menghasilkan 10 juta barel per hari (bph), di mana minyak pada dua kuartal terakhir tertinggi dalam beberapa dekade.
"Tempat yang diambil Amerika Serikat di kursi pertumbuhan pengemudi juga merupakan kemunduran untuk dekade terakhir," kata IEA.
Amerika Serikat diatur menjadi produsen terbesar di luar Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) pada kuartal kedua tahun depan. Ini akan membuat Amerika menjadi produsen lebih besar dari Rusia, belum termasuk biofuel dan keuntungan kilang.
Badan Energi Internasional (IEA) dalam tinjauan bulanan pasar minyak mengatakan, ketidakstabilan di Timur Tengah dan Afrika Utara menjaga harga tetap tinggi.
Badan ini menaikkan perkiraan permintaan minyak di seluruh dunia tahun ini dari 90 juta barel per hari menjadi 91,0 juta barel per hari (bph).
Ini berarti bahwa permintaan minyak tahun ini akan naik 1,1 persen atau sebesar 1,0 juta barel per hari dari tahun lalu, dan sebesar 1,1 juta barel per hari pada 2014, karena iklim ekonomi secara keseluruhan membaik.
Mengacu pada revolusi energi di Amerika Utara, Amerika Serikat telah menghasilkan 10 juta barel per hari (bph), di mana minyak pada dua kuartal terakhir tertinggi dalam beberapa dekade.
"Tempat yang diambil Amerika Serikat di kursi pertumbuhan pengemudi juga merupakan kemunduran untuk dekade terakhir," kata IEA.
Amerika Serikat diatur menjadi produsen terbesar di luar Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) pada kuartal kedua tahun depan. Ini akan membuat Amerika menjadi produsen lebih besar dari Rusia, belum termasuk biofuel dan keuntungan kilang.
(dmd)
Lihat Juga :