Pertamina tunggu alokasi kondensat dari SKK Migas

Minggu, 13 Oktober 2013 - 20:46 WIB
Pertamina tunggu alokasi...
Pertamina tunggu alokasi kondensat dari SKK Migas
A A A
Sindonews.com - PT Pertamina (Persero) menunggu kejelasan alokasi kondensat untuk kilang TPPI dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Apabila diberikan, dinilai akan membantu perseroan dalam mengolah kondensat di kilang tersebut.

"Hingga saat ini kami belum mendapatkan info resmi dari SKK Migas yang akan diolah di Kilang TPPI," kata Vice President Corporate Pertamina Ali Mundakir, di Jakarta, Minggu (13/10/2013).

Menurut Ali, management step-in pengelolaan kilang TPPI oleh Pertamina sudah dilakukan sejak Oktober 2012. Sebelumnya, pemerintah akan menunjuk Pertamina menggantikan peran SKK Migas untuk melelang minyak mentah bagian negara yang belum bisa diserap di kilang Pertamina.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik menuturkan, rencana penunjukan Pertamina untuk melelang minyak mentah bagian negara lantaran menghindari terjadinya dugaan kasus penyuapan oleh badan usaha penjual (trader) minyak kepada SKK Migas. Maka diserahkan urusan tersebut kepada Pertamina.

"Daripada kasus seperti itu (dugaan suap tarder minyak ke pejabat SKK Migas) terjadi lagi. Kami ada rencana untuk menyerahkan saja semua ke Pertamina untuk dilelang kembali oleh perseroan," kata dia.

Selama ini ada sebagian kecil jatah minyak mentah bagian negara yang belum bisa diserap Pertamina karena tidak sesuai dengan spesifikasi kilang BBM perseroan. Alokasi minyak mentah yang belum bisa diserap Pertamina ini yang dilelang SKK Migas untuk menentukan badan usaha penjual minyak mentah.

Lelang dilakukan karena SKK Migas bukan berbentuk badan usaha, sehingga tidak bisa langsung menjual minyak mentah.

Dikatakan Jero Wacik, jika lelang diserahkan kepada Pertamina maka perseroan bisa menerapkan sistem penukaran (exchange) jenis minyak mentah dari produsen lain yang spesifikasi minyaknya sesuai dengan kilang BBM di dalam negeri. Dengan demikian, lanjut dia, jatah minyak bagian negara itu bisa diserap sepenuhnya oleh perseroan setelah adanya pertukaran.

"Nanti dia (Pertamina) bisa menukar dengan siapa (produsen minyak lain) agar dapat minyak mentah yang spec-nya sesuai dengan kilang Pertamina. Jadi, nanti tidak ada lelang lagi oleh SKK Migas," pungkas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved