Kurang tiga bulan, 30 ribu Mercedes Benz ini terjual
Sabtu, 19 Oktober 2013 - 11:58 WIB
Kurang tiga bulan, 30 ribu Mercedes Benz ini terjual
A
A
A
Sindonews.com - Model sedan Mercedes-Benz paling atas atau flagship, S-Class terbaru mendapat sambutan positif dari konsumen. Dalam keterangan pers yang dirilis, Jumat (18/10/2013) lalu Daimler mengumumkan dalam waktu kurang dari tiga bulan setelah S-Class terbaru diluncurkan, mereka telah berhasil menjual 30 ribu unit Mercedes-Benz S-Class.
"S-Class baru sudah melompat memimpin dalam hal penjualan di Jerman dan negara tetangga lainnya di Eropa," ujar Ola Kallenius, yang baru-baru ini ditunjuk sebagai Head of Sales and Marketing Mercedes-Benz.
Jumlah ini sangat menggembirakan mengingat waktu yang dibutuhkan untuk mencapai angka tersebut dilakukan dalam waktu kurang tiga bulan. Jumlah ini sudah mencapai setengah penjualan S-Class tahun lalu yang mencapai 65 ribu unit.
Mobil ini dibanderol dengan harga USD92.600 atau sekitar Rp1 miliar. Di Indonesia Mercedes-Benz S-Class lama dibanderol di rentang harga Rp1,7 miliar-Rp3,5 miliar tergantung pilihan mesin.
Sementara, perubahan S-Class baru dengan yang lama cukup banyak perbedaan. Teknologi S-Class baru untuk kategori big sedan tergolong canggih.
Penumpang Mercedes-Benz S-Class akan dimanjakan dengan kursi pijat “energizing”, kemudian sudah disematkan pemanas di beberapa tempat seperti kursi, setir, kemudian sandaran tangan di pintu dan tengah. Selain itu, setiap penumpang juga dapat mengakses atau mengatur entertainment system.
Tidak hanya itu saja, Mercedes-Benz S-Class juga dihadirkan fitur kontrol iklim “thermotronic”, termasuk fitur peningkatan penyaringan dengan memanfaatkan ionisasi dan sistem pewangi aktif sebagai bagian dari “air-balance”.
Mercedes-Benz S-Class ke depannya juga akan disematkan fitur canggih yang dapat melaju tanpa dikendarai oleh pengemudi dan dapat mengarahkannya sendiri. Kemudian sebagai pembuka, Mercedes-Benz S-Class menggunakan fitur adaptive cruise control system.
"S-Class baru sudah melompat memimpin dalam hal penjualan di Jerman dan negara tetangga lainnya di Eropa," ujar Ola Kallenius, yang baru-baru ini ditunjuk sebagai Head of Sales and Marketing Mercedes-Benz.
Jumlah ini sangat menggembirakan mengingat waktu yang dibutuhkan untuk mencapai angka tersebut dilakukan dalam waktu kurang tiga bulan. Jumlah ini sudah mencapai setengah penjualan S-Class tahun lalu yang mencapai 65 ribu unit.
Mobil ini dibanderol dengan harga USD92.600 atau sekitar Rp1 miliar. Di Indonesia Mercedes-Benz S-Class lama dibanderol di rentang harga Rp1,7 miliar-Rp3,5 miliar tergantung pilihan mesin.
Sementara, perubahan S-Class baru dengan yang lama cukup banyak perbedaan. Teknologi S-Class baru untuk kategori big sedan tergolong canggih.
Penumpang Mercedes-Benz S-Class akan dimanjakan dengan kursi pijat “energizing”, kemudian sudah disematkan pemanas di beberapa tempat seperti kursi, setir, kemudian sandaran tangan di pintu dan tengah. Selain itu, setiap penumpang juga dapat mengakses atau mengatur entertainment system.
Tidak hanya itu saja, Mercedes-Benz S-Class juga dihadirkan fitur kontrol iklim “thermotronic”, termasuk fitur peningkatan penyaringan dengan memanfaatkan ionisasi dan sistem pewangi aktif sebagai bagian dari “air-balance”.
Mercedes-Benz S-Class ke depannya juga akan disematkan fitur canggih yang dapat melaju tanpa dikendarai oleh pengemudi dan dapat mengarahkannya sendiri. Kemudian sebagai pembuka, Mercedes-Benz S-Class menggunakan fitur adaptive cruise control system.
(rna)
Lihat Juga :