BNI Syariah khawatir target pembiayaan 2014 menurun

Kamis, 31 Oktober 2013 - 18:03 WIB
BNI Syariah khawatir...
BNI Syariah khawatir target pembiayaan 2014 menurun
A A A
Sindonews.com - BNI Syariah mengaku kondisi makro ekonomi yang diprediksi mengalami perlambatan pada tahun 2014 mendatang akan membuat pembiayaan mereka melambat.

Direktur Bisnis BNI Syariah, Imam Teguh Saptono mengatakan, kemungkinan kredit pembiayaan BNI Syariah pada 2014 hanya sekitar 35 persen yang berarti penurunan 10 persen pada tahun ini.

"Sektor yang masih punya potensi itu Usaha Kecil dan Menengah (UKM), (kredit) perumahan juga masih melambat, karena ready stock dan Loan To Value Ratio rumah kedua," terangnya di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (31/10/2013).

Salah satu penyebab penurunan adalah tingkat rupiah di rentang Rp11 ribu per dolar, tingginya inflasi, serta defisit neraca berjalan (current account deficit).

"Tapi kalau kita lihat kondisi di luar (negeri) malah lebih mengkhawatirkan sebenarnya. Jadi ekspor juga kemungkinan masih melambat, di sisi lain likuiditas di sini juga relatif masih ketat," terangnya.

Namun Imam cukup pede target pembiayaan Rp11 triliun sampai akhir 2013 mendatang akan tercapai. Bahkan dia meyakini angka tersebut akan terlampaui. "Karena kita melakukan front loading di awal, target sekitar Rp11 triliun bisa lebih lah, sekitar Rp11 koma sekian," tutupnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Target Bank...
Pemerintah Target Bank Syariah Indonesia Tbk Masuk Top 10 Dunia
Transaksi Volume BNI...
Transaksi Volume BNI iB Hasanah Card Capai Rp895,2 Miliar
BNI Syariah Salurkan...
BNI Syariah Salurkan Pembiayaan Wakaf Pertama dengan Agunan Imbal Hasil CWLS
Satu Dekade Berhasanah,...
Satu Dekade Berhasanah, BNI Syariah Berikan Promo Menarik untuk Nasabah
Tiga Bank Syariah Milik...
Tiga Bank Syariah Milik Pemerintah Satukan Kekuatan
Dana Haji di BNI Syariah...
Dana Haji di BNI Syariah Sudah Ada Rp3,4 Triliun
Berita Terkini
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
41 menit yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
3 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
5 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
6 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
16 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
16 jam yang lalu
Infografis
Mengapa Taiwan Khawatir...
Mengapa Taiwan Khawatir akan Diinvasi China pada 2027?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved