Jabar dorong koperasi produksi pertanian dan perikanan

Rabu, 27 November 2013 - 15:02 WIB
Jabar dorong koperasi...
Jabar dorong koperasi produksi pertanian dan perikanan
A A A
Sindonews.com - Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jawa Barat (Jabar) mendorong tumbuhnya koperasi produksi dari sektor pertanian dan perikanan. Kedua sektor tersebut dinilai cukup potensial, tapi belum tergarap maksimal.

Ketua Dekopinwil Jabar, Rully Indrawan mengatakan, lahirnya UU No 17/2012 tentang Perkoperasian diharapkan mendorong pertumbuhan sektor rill melalui wadah koperasi produksi. Pada UU tersebut, koperasi mesti memiliki satu core bisnis dari konsep sebelumnya koperasi serba usaha (KSU).

"Lahirnya UU tersebut diharapkan mendorong unit usaha koperasi lainnya yang selama ini kurang diandalkan bahkan disubsidi. Padahal, unit usaha seperti sektor industri berpeluang maju," jelas Rully, Rabu (27/11/2013).

Selama ini, koperasi fokus pada usaha simpan pinjam. Beberapa koperasi bahkan mengandalkan bisnis ini. Menurutnya, sektor produksi seperti pertanian dan perikanan mesti terus dikembangkan. Di Jabar, sebagian besar penduduknya mengandalkan mata pencaharian dari bertani dan nelayan.

Tapi hanya sedikit koperasi yang bergerak pada bidang tersebut. Adanya koperasi produksi, selain diharapkan meningkatkan hasil pertanian dan perikanan, juga menyerap tenaga kerja.

Diketahui, UU No 17/2012 tentang Perkoperasian mengharuskan badan usaha berbentuk koperasi dalam empat sektor usaha. Yaitu koperasi simpan pinjam (KSP), koperasi jasa, koperasi produksi, dan koperasi konsumen. Koperasi yang saat ini menjadi KSU, mesti membuat badan hukum terpisah untuk semua unit usahanya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tranformasi Koperasi...
Tranformasi Koperasi untuk Generasi Muda
Anggota KSP Sejahtera...
Anggota KSP Sejahtera Bersama Minta Kemenkop Bantu Selesaikan Masalah
HUT ke-77 Harkopnas,...
HUT ke-77 Harkopnas, Momentum Persatuan Gerakan Koperasi
Masihkah Koperasi Dibutuhkan?
Masihkah Koperasi Dibutuhkan?
Transformasi Koperasi...
Transformasi Koperasi Digital 4.0 ala MMSI Fokus Sejahterakan Anggotanya
DDI Galbar Gagas Koperasi...
DDI Galbar Gagas Koperasi Berbasis Manajemen Madrasah
Berita Terkini
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
1 jam yang lalu
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
1 jam yang lalu
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
2 jam yang lalu
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
5 jam yang lalu
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
5 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
5 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved